Ponselio — Xiaomi dijadwalkan memperkenalkan HyperOS 4 pada Agustus 2026 di China, dengan versi global menyusul beberapa minggu sampai dua bulan kemudian. Sistem operasi baru ini dibangun di atas Android 17 dan direkayasa ulang menggunakan bahasa Rust sebagai inti, serta memanfaatkan kerangka kerja Flutter untuk konsistensi antarmuka di berbagai perangkat.
Perombakan inti sistem tersebut disertai paket fitur kecerdasan buatan yang dapat berjalan langsung di perangkat (AI offline), kemampuan kontinuitas aplikasi antar perangkat, dan klaim peningkatan kinerja yang signifikan. Program beta diperkirakan akan dimulai lebih dulu untuk model tertentu sebelum peluncuran versi stabil secara bertahap.
Fitur Utama HyperOS 4
HyperOS 4 disebut berbasis Android 17 dengan inti yang ditulis ulang menggunakan Rust. Beberapa klaim performa yang beredar dari pengujian internal meliputi:
Peningkatan kelancaran sistem hingga 40 persen.
Mampu mempertahankan sekitar 35 persen lebih banyak aplikasi berjalan di latar belakang.
Penggunaan memori saat idle berkurang sekitar 25–30 persen.
Penurunan performa setelah penggunaan selama satu tahun diperkirakan sekitar 5 persen.
Di luar optimasi performa, HyperOS 4 membawa sejumlah fungsi baru: peningkatan kecepatan transfer file antar perangkat hingga diklaim mencapai 300 persen, fitur app continuity untuk melanjutkan pekerjaan dari ponsel ke tablet atau PC tanpa kehilangan progres, serta paket AI offline bernama Mimo dan Miclaw.
Mimo dilaporkan dapat merangkum dokumen dan menerjemahkan bahasa, sementara Miclaw dirancang untuk menjalankan tugas berbasis agen AI. Karena pemrosesan dilakukan di perangkat, fitur ini diklaim menjaga privasi pengguna dan memberikan respons lebih cepat tanpa koneksi internet.
Jadwal Rilis dan Skema Rollout
Peluncuran HyperOS 4 diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 di China, kemungkinan berbarengan dengan peluncuran ponsel baru seperti seri Xiaomi 18 atau model lipat MIX Fold generasi terbaru. Versi global diprediksi mulai tersedia sekitar Oktober 2026 atau sekitar empat hingga enam minggu setelah rilis China, tergantung fase pengujian dan regional rollout.
Program pengujian beta di China diperkirakan lebih dulu tersedia untuk pemilik perangkat tertentu, sebelum versi stabil digulirkan bertahap ke model lain selama beberapa bulan berikutnya.
Perangkat yang Diprediksi Menerima HyperOS 4
Berbagai bocoran dan daftar prediksi dari pengamat industri mengindikasikan prioritas diberikan pada perangkat flagship dan model yang masih mendapatkan dukungan pembaruan jangka panjang. Berikut kompilasi perangkat yang disebut berpeluang menerima HyperOS 4, dibagi menurut status peluncuran yang dilaporkan:
Kelompok Beta Awal (China)
Seri Xiaomi 17
Seri Redmi K90
Kelompok Rilis Stabil Awal (Diperkirakan)
Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro Max (disebutkan akan menerima versi stabil pada September 2026 sebelum diperluas)
Perangkat Lain Yang Diprediksi Akan Menerima Pembaruan
Seri Xiaomi 15 dan 15 Ultra
Seri Xiaomi 14 dan 13
Model MIX Flip dan MIX Fold
Xiaomi Civi dan tablet Xiaomi Pad generasi terbaru
Seri Redmi K: K70, K80 (disebut berpeluang), serta K90 yang sudah masuk beta
Seri Redmi Note: Note 15, Note 14 dan Note 14 Pro (diprediksi untuk model yang masih mendapat janji pembaruan panjang)
POCO: Seri F (F8, F7, F6), seri X (X8, X7, X6 Pro), serta beberapa model M dan C (contoh: M8, M7, C85, C81) — dengan catatan kebijakan pembaruan POCO bervariasi menurut kelas perangkat
Beberapa laporan juga menyinggung bahwa tidak semua perangkat terbaru otomatis mendapatkan HyperOS 4. Contoh yang disebut berisiko tidak menerima pembaruan adalah model dengan janji pembaruan Android terbatas (misalnya beberapa varian Redmi Note 14 5G atau POCO M7 Pro 5G), karena rilis mereka sudah termasuk Android 14 dengan jaminan pembaruan terbatas.
Ikuti Ponselio
