— Hisense resmi memperkenalkan A10, ponsel yang menonjolkan layar E-Ink di bagian depan sekaligus membawa panel warna sekunder yang bisa dipasang atau dilepas secara magnetik. Desain ini memberi pengguna pilihan antara pengalaman membaca ala kertas dan tampilan penuh warna sesuai kebutuhan.

Konsep layar ganda dengan modul warna terpisah menjanjikan fleksibilitas penggunaan: lepaskan panel warna untuk hemat baterai dan fokus membaca, pasang kembali saat membutuhkan tampilan berwarna untuk foto, komik, atau konten multimedia.

Fokus Pada Kenyamanan Membaca

Di bagian depan, Hisense A10 dilengkapi layar E-Ink 6,13 inci yang dirancang menyerupai kertas. Layar ini dipaparkan sebagai solusi nyaman untuk membaca e-book, meninjau dokumen, mencatat, serta aktivitas belajar karena minim pantulan cahaya dan tampilannya lebih ramah mata dibandingkan layar tradisional.

Layar E-Ink juga disebut-sebut hemat daya karena hanya membutuhkan energi saat konten pada layar berubah. Karakteristik ini membuat perangkat cocok untuk penggunaan membaca dalam durasi panjang tanpa cepat menguras baterai.

Panel Warna Magnetik sebagai Pembeda

Keunikan utama A10 terdapat pada panel LCD berwarna yang dipasang di sisi belakang melalui koneksi magnetik. Panel tambahan ini berfungsi sebagai layar kedua ketika pengguna membutuhkan tampilan berwarna untuk membuka grafik, melihat foto, membaca komik digital, atau mengakses aplikasi hiburan dan media sosial.

Dengan mekanisme lepas-pasang, pengguna dapat menyesuaikan bobot dan fungsi ponsel sesuai situasi: hanya E-Ink untuk efisiensi energi dan kenyamanan membaca, atau tambah panel warna saat diperlukan untuk pengalaman multimedia penuh.

Perbandingan dengan Model Serupa

Meskipun gagasan mengombinasikan layar E-Ink dan layar warna bukan hal baru, Hisense mengedepankan pendekatan modular. Berbeda dengan beberapa perangkat lain yang menyatukan kedua layar secara permanen, A10 memungkinkan panel warna dilepas sepenuhnya sehingga perangkat bisa menjadi lebih ringan saat hanya mengandalkan E-Ink.

Spesifikasi Utama

Hisense A10 ditenagai oleh chipset Qualcomm octa-core yang dibuat pada proses 4 nanometer. Perangkat menjalankan Android 16 dan mendukung konektivitas 5G serta Wi-Fi 6, sehingga di samping fungsi sebagai pembaca digital, ponsel ini juga dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan produktivitas sehari-hari.

Harga dan Posisi Produk

Hisense belum mengumumkan harga resmi A10. Beberapa perkiraan yang bersirkulasi menyebut banderol sekitar 3.999 yuan, atau setara kira-kira Rp13 jutaan tergantung kurs. Jika tepat, produk ini membidik pengguna yang menginginkan perangkat khusus untuk membaca sekaligus kemampuan smartphone modern.

Lanjutan dari Seri Sebelumnya

Peluncuran A10 melanjutkan lini smartphone E-Ink Hisense setelah A9 yang dirilis pada 2022, yang mengusung layar E-Ink 6,1 inci dan chipset Snapdragon 662. Perusahaan juga sempat merilis pembaruan A9 pada 2025 dengan konfigurasi memori dan penyimpanan lebih besar.

Potensi Di Pasar Smartphone E-Ink

Dengan kombinasi layar E-Ink hemat energi dan panel LCD warna yang dapat dilepas, Hisense A10 menawarkan pendekatan berbeda di segmen smartphone E-Ink. Jika diterima pasar, model modular seperti ini berpotensi mempengaruhi produsen lain untuk mengembangkan konsep serupa.