Instagram kembali menghadirkan inovasi menarik dengan mengembangkan fitur baru bernama Picks. Fitur ini dirancang untuk mempererat koneksi antar pengguna melalui kesamaan minat dalam berbagai kategori hiburan seperti film, serial, buku, game, dan musik. Meski masih dalam tahap prototipe internal dan belum diuji secara publik, fitur Picks menjanjikan pengalaman baru yang lebih personal dan interaktif dalam bersosialisasi di platform ini.
Dengan Picks, pengguna dapat memilih daftar favorit mereka dalam kategori yang tersedia. Instagram kemudian akan mencocokkan pilihan itu dengan daftar teman pengguna untuk mengidentifikasi siapa saja yang memiliki selera serupa. Hasilnya, pengguna dapat menemukan teman baru atau memperdalam hubungan yang sudah ada melalui topik hiburan favorit yang sama.
Apa Itu Fitur Picks dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Konsep fitur Picks bertujuan meningkatkan interaksi personal di Instagram. Pengguna akan diberikan kesempatan untuk memilih favorit mereka dalam beragam kategori, mulai dari film dan acara televisi, hingga buku, game, dan musik. Sistem kemudian membandingkan pilihan pengguna dengan teman-temannya dan menampilkan kecocokan selera yang ditemukan.
Fitur ini diprediksi akan menjadi pemicu percakapan yang menarik, mempererat hubungan, serta menyediakan rekomendasi hiburan yang relevan antar pengguna. Ide tersebut pertama kali terungkap melalui tangkapan layar yang dibagikan oleh Alessandro Paluzzi, seorang pengamat reverse engineering aplikasi.
Strategi Instagram untuk Pengalaman Sosial yang Lebih Dalam
Kepala Instagram, Adam Mosseri, menegaskan bahwa fokus tahun ini adalah mengembangkan kreativitas dan koneksi antar pengguna. Instagram berencana menggandakan usaha dalam mengembangkan fitur pesan serta membuat konsumsi konten yang lebih interaktif dan sosial. Picks merupakan bagian dari strategi tersebut, yang bertujuan mengubah pengalaman pengguna dari sekadar menggulir dan memberi like menjadi interaksi yang lebih bermakna.
Meski fitur Picks terlihat sederhana, konsepnya seperti tes kompatibilitas pertemanan yang dikemas dengan gaya khas Instagram. Namun, Instagram belum mengumumkan waktu peluncuran fitur ini, bahkan belum pasti apakah fitur tersebut akan dirilis secara publik.
Tantangan dan Reaksi Pengguna
Dalam beberapa tahun terakhir, Instagram kerap mendapat kritik karena menghadirkan fitur baru yang dinilai membebani aplikasi dan mengurangi kesederhanaan platform berbagi foto ini. Contohnya adalah fitur Instagram Maps yang menuai reaksi negatif dari sebagian pengguna. Hal ini menjadi tantangan bagi Instagram untuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan kemudahan penggunaan.
Sampai saat ini, Meta sebagai perusahaan induk Instagram, masih melakukan pengujian internal terhadap fitur Picks. Beberapa fitur prototipe yang diuji sebelumnya bahkan tidak pernah diluncurkan ke publik. Oleh karena itu, pengguna harus bersabar menantikan kehadiran Picks dan bagaimana fitur ini akan mengubah cara kita berinteraksi di Instagram.