Ponselio — HMD Global memperkenalkan ponsel fitur terbarunya, Nokia 123 Shield, pada Rabu (22/7/2026). Perangkat ini dirancang untuk segmen pekerja lapangan dengan ketahanan terhadap air dan debu, serta dibanderol dengan harga terjangkau mulai Rp 700 ribuan.
Nokia 123 Shield dibekali sertifikasi IP65 berdasarkan standar IEC 60529, yang menjamin ketahanan terhadap debu dan semprotan air. Pengujian internal menunjukkan ponsel ini mampu bertahan di lingkungan berdebu hingga delapan jam, tahan terhadap semprotan air dari jarak tiga meter selama 10 menit, dan dapat direndam di air bersih dengan kedalaman 10 cm selama 30 detik. HMD juga mengklaim ponsel ini menawarkan keandalan bertelepon dan konektivitas yang lebih stabil dibandingkan feature phone 2G lain, termasuk Nokia 105.
Ponsel ini hadir dengan layar berukuran 2,4 inci beresolusi QVGA dan bodi bertekstur anti-selip untuk kenyamanan genggaman. Port pengisian daya USB-C dan jack audio 3,5 mm dilindungi penutup karet untuk mencegah masuknya debu dan air. Untuk dapur pacu, Nokia 123 Shield ditenagai chipset Unisoc SC6531E dengan RAM 4 MB dan penyimpanan internal 4 MB yang dapat diperluas hingga 32 GB menggunakan kartu microSD.

Nokia 123 Shield dilengkapi kamera belakang beresolusi QVGA dan lampu flash LED yang diklaim 300 persen lebih terang dibanding lampu flash Nokia 110, serta dapat berfungsi sebagai senter. Baterai berkapasitas 1.750 mAh yang dapat dilepas diklaim mampu bertahan hingga 19 hari dalam mode standby atau sekitar 27,9 jam untuk panggilan telepon. Kehadiran port USB-C menjadi nilai tambah karena memungkinkan pengguna memakai charger yang sama dengan smartphone modern mereka.
Fitur lain yang disematkan pada Nokia 123 Shield meliputi konektivitas 2G, dukungan dual SIM, radio FM (dengan dan tanpa headset), serta jack audio 3,5 mm. Ponsel ini tersedia dalam dua pilihan warna, Green dan Purple.
Meskipun smartphone mendominasi pasar, HMD Global terus merilis feature phone karena masih memiliki pasar loyal, terutama di negara berkembang, di kalangan pekerja lapangan, pengguna lanjut usia, dan mereka yang membutuhkan ponsel cadangan tahan lama. Di Indonesia, feature phone Nokia populer di daerah dengan jaringan 4G yang belum stabil namun jaringan 2G/3G masih kuat.
Nokia 123 Shield telah muncul di beberapa toko ritel Eropa dengan harga sekitar 35 euro (Rp 715.000) di Bulgaria, dan sekitar 40 euro (Rp 817.000) di Yunani.
Ikuti Ponselio

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.