— Oppo A7 Pro Max dijadwalkan meluncur pada 4 Agustus di China, menandai kehadiran ponsel pertama dari merek tersebut yang dibekali baterai berkapasitas 10.000mAh. Kapasitas baterai ini diklaim menjadi yang terbesar dalam sejarah ponsel Oppo dan dirancang untuk mempertahankan performa jangka panjang hingga tujuh tahun.

Untuk mengatasi ketebalan perangkat akibat baterai jumbo, Oppo mengadopsi desain baterai silikon-karbon anoda sel tunggal. Desain ini diklaim mengurangi ruang yang dibutuhkan untuk pengkabelan internal dan komponen manajemen daya, menghasilkan ketebalan bodi 8,47mm dan bobot 226 gram.

Oppo A7 Pro Max Meluncur 4 Agustus dengan Baterai 10.000mAh

Ponsel ini akan hadir dalam tiga pilihan warna: hitam, oranye, dan gradasi putih. Varian memori yang ditawarkan mencakup 8GB+128GB, 12GB+256GB, dan 12GB+512GB. Oppo memposisikan Oppo A7 Pro Max sebagai legenda daya tahan generasi berikutnya.

Meskipun memiliki baterai besar, Oppo A7 Pro Max mendukung pengisian daya cepat kabel 80W. Perangkat ini diperkirakan akan menampilkan layar OLED datar berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120Hz. Dapur pacunya kemungkinan ditenagai oleh chipset Snapdragon 4 Gen 5 dari Qualcomm.

Fitur lain yang diharapkan hadir pada Oppo A7 Pro Max termasuk jack headphone 3,5mm dan pemindai sidik jari yang terpasang di sisi bodi. Untuk fotografi, ponsel ini kemungkinan akan dilengkapi pengaturan kamera belakang ganda yang tersusun vertikal, terdiri dari sensor utama 50 megapiksel dan kamera sekunder 2 megapiksel. Kamera depannya juga dikabarkan beresolusi 50 megapiksel.

Oppo A7 Pro Max akan berjalan dengan sistem operasi ColorOS 16 berbasis Android 16. Saat ini, belum ada informasi mengenai ketersediaan global ponsel tersebut.