Ponselio — Redmi K100 Pro kembali menjadi sorotan setelah terdeteksi di database benchmark Geekbench. Kemunculan ini mengonfirmasi bahwa perangkat tersebut akan ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 5 Elite dengan nomor model SM8850, sekaligus memperkuat indikasi bahwa peluncuran seri Redmi K100 sudah semakin dekat.
Perangkat dengan nomor model M511CD itu tercatat dibekali RAM 16GB. Dalam pengujian Geekbench 6, Redmi K100 Pro berhasil mencatatkan skor 3.429 untuk pengujian single-core dan 10.461 untuk multi-core. Hasil tersebut memberikan gambaran awal mengenai performa perangkat sebelum resmi diperkenalkan.

Berdasarkan berbagai laporan, seri Redmi K100 akan hadir dalam tiga model, yakni Redmi K100, Redmi K100 Pro, dan Redmi K100 Pro Max. Ketiganya diperkirakan menjalani debut publik di ajang ChinaJoy 2026 yang berlangsung pada 31 Juli di Shanghai.
Sebelumnya, Redmi telah merilis teaser yang mengisyaratkan kehadiran “produk kelas berat tahunannya” di booth Qualcomm Snapdragon. Teaser tersebut juga menampilkan slogan “Demon King arrives”, yang selama ini identik dengan lini flagship Redmi K.

Di sisi lain, sertifikasi 3C di China telah mengungkap bahwa salah satu model dalam seri Redmi K100 akan mendukung teknologi pengisian daya cepat 100W. Sejumlah bocoran juga menyebut perangkat ini akan dibekali layar datar LTPO dengan refresh rate hingga 185Hz, kamera utama 200MP, serta baterai berkapasitas lebih dari 8.000mAh. Bahkan, beberapa laporan mengklaim kapasitas baterainya bisa mencapai 10.000mAh. Dukungan pengisian daya nirkabel 50W juga disebut-sebut akan menjadi salah satu fitur unggulannya.

Khusus untuk Redmi K100 Pro, perangkat ini dikabarkan mengusung arsitektur dual-chip guna meningkatkan performa dan efisiensi. Dari sisi desain, ponsel ini diperkirakan hadir dengan bingkai logam premium, panel belakang berbahan kaca, serta modul kamera horizontal berukuran besar.
Setelah meluncur di pasar China, seri Redmi K100 juga diperkirakan akan dipasarkan secara global dengan nama POCO F9 Pro dan POCO F9 Ultra, mengikuti strategi rebranding yang selama ini diterapkan Xiaomi pada sejumlah perangkat flagship Redmi.
Ikuti Ponselio

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.