— CEO Apple, Tim Cook, menyatakan kenaikan harga untuk generasi iPhone berikutnya sulit dihindari menyusul lonjakan biaya komponen. Pernyataan itu disampaikan Cook dalam wawancara terkait tekanan biaya produksi yang memengaruhi strategi harga perusahaan.

Pernyataan itu mengonfirmasi kekhawatiran pasar bahwa iPhone 18 kemungkinan akan hadir dengan banderol lebih tinggi dibanding pendahulunya. Apple disebut telah berupaya menahan beban biaya agar tidak sepenuhnya dialihkan kepada konsumen, tetapi menurut Cook langkah tersebut kini tidak lagi berkelanjutan.

Penyebab Kenaikan Harga

Cook menyampaikan bahwa perusahaan berusaha meminimalkan dampak kenaikan biaya pada produk. “Sayangnya kenaikan harga tidak dapat dihindari. Kami melakukan yang terbaik untuk mengurangi kenaikan besar yang dibebankan kepada kami, dan kami telah mencoba melindungi pelanggan kami dari kenaikan tersebut, tetapi situasinya telah menjadi tidak berkelanjutan,” ujar Tim Cook.

Menurut pernyataan tersebut, faktor utama yang membuat harga harus disesuaikan adalah naiknya biaya komponen yang dipakai pada perangkat keras.

Implikasi Untuk Pengguna

Di pasar Indonesia, beberapa model iPhone sempat mengalami fluktuasi harga sepanjang tahun lalu—ada yang meningkat, ada pula yang turun kembali. Namun pengumuman soal persyaratan teknis baru juga menjadi bagian dari diskusi perubahan generasi baru perangkat.

Sumber menyebut Apple akan menaikkan standar spesifikasi minimum untuk beberapa fitur Apple Intelligence pada iOS 27. Untuk menikmati kemampuan Siri yang lebih natural dan fitur voice dictation secara optimal, perangkat disebut memerlukan kapasitas RAM minimum 12GB. Kondisi ini membuat model saat ini seperti iPhone 17 tidak memenuhi syarat tersebut, sehingga konsumen yang ingin fitur penuh harus mempertimbangkan pembaruan perangkat.

Perkiraan Besaran Kenaikan

Beberapa firma riset memperkirakan kenaikan harga iPhone generasi terbaru mencapai sekitar USD200, atau sekitar Rp3 jutaan. Jika estimasi itu tepat, iPhone 18 varian Pro bisa melampaui angka harga iPhone 17 Pro saat ini di pasar Indonesia.

Sebagai perbandingan, harga iPhone 17 Pro varian terendah kini berada di kisaran Rp24,999 juta. Dengan tambahan kenaikan sesuai perkiraan riset, model Pro generasi mendatang berpotensi menyentuh sekitar Rp28 jutaan untuk varian terendahnya. Varian Pro Max atau model lipat yang disebut-sebut akan hadir juga berpeluang ditawarkan dengan harga lebih tinggi.

Sebelumnya, saat pertama kali dipasarkan di Indonesia, iPhone 16 Pro dibanderol mulai Rp18,499 juta untuk varian terendah. Varian dengan kapasitas lebih besar—seperti 256GB—dijual dengan harga yang lebih tinggi; misalnya, varian 256GB tercatat dipasarkan sekitar Rp21,499 juta.

Apple belum merilis rincian resmi terkait kenaikan harga untuk iPhone 18 atau daftar produk yang akan terdampak. Pernyataan Tim Cook sejauh ini menjadi indikasi awal bahwa penyesuaian harga akan terjadi seiring peluncuran generasi baru.