Review Vivo X50

 48x dibaca

Vivo X50

Kredit Gambar: Ponselio/Reyhan Ivandi

Setelah sebelumnya mengulas Vivo X50 Pro, kini giliran sang adik yang ingin kita review, yakni Vivo X50.

Vivo X50 bisa dikatakan sebagai versi termurah dari Vivo X Series lainnya, banderol harganya hanya sekitar Rp 6.999.000. Dan sudah barang tentu pemangkasan harga ini juga membuat banyak spesifikasi juga dipangkas oleh Vivo. Sesuatu yang wajar, ada harga, ada rupa.

Lantas, apakah dengan pemangkasan harga mencapai Rp 3 jutaan dibandingkan Vivo X50 Pro tetap membuat ponsel ini layak untuk dimiliki? Simak review dari Ponselio berikut ini.

Review Vivo X50

Spesifikasi

Spesifikasi Lengkap Vivo X50

Harga
  • Rp 6.999.000 (8 GB+128 GB)
Desain
  • Dimensi: 159.5 x 75.4 x 7.6 mm
  • Berat: 174.5 Gram
  • Material: Aluminum
  • Warna: Glaze Black, Frost Blue, Pink
Layar
  • Tipe: AMOLED
  • Ukuran: 6.56 inci
  • Resolusi: 1080 x 2376 pixel
  • Kedalaman Warna: 16 juta warna
  • Kerapatan Pixel: 398 ppi
  • Proteksi: Tidak tersedia
  • Refresh Rate: 90 Hz
Hardware
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 765G
  • CPU: Octa-core (1x2.4 GHz Kryo 475 Prime & 1x2.2 GHz Kryo 475 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 475 Silver)
  • GPU: Adreno 620
  • RAM: 8 GB
  • Memori Internal: 128 GB
  • Memori Eksternal: Tidak tersedia
Software
  • Sistem Operasi: Android 10
  • Antarmuka: Funtouch 10.5
Kamera Belakang
  • Resolusi: 48 MP (wide) + 13 MP (portrait) + 8 MP (ultrawide) + 5 MP (macro)
  • Fitur: Dual-LED dual-tone flash, HDR, panorama
  • Video: 4K@30fps, 1080p@30fps, gyro-EIS
Kamera Depan
  • Resolusi: 32 MP
  • Fitur: HDR
  • Video: 1080p@30fps
Baterai
  • Kapasitas: Li-Po 4200 mAh
  • Pengisian: Fast charging 33W
Slot Kartu2 slot kartu (nano-SIM + nano-SIM)
KonektivitasWi-Fi, Bluetooth 5.1, USB 2.0, GPS, OTG, NFC
SensorFingerprint, Accelerometer, Ambient light sensor, Proximity Sensor, E-compass, Gyroscope

* Informasi harga yang tertera merupakan harga saat pertama kali ponsel dirilis. Terdapat kemungkinan perubahan harga seiring berjalannya waktu.

Sistem Operasi

Pada bagian sistem operasi, Vivo X50 tetap mengusung Fantouch OS 10.5. Sistem operasi ini sendiri merupakan sistem operasi versi terbaru besutan Vivo yang berbasis Android 10.

Beberapa update yang menarik pada Fantouch versi terbaru ini adalah icon aplikasi yang nampak lebih fresh dan simple, kemudian control center yang pada versi sebelumnya berada di bawah kini berpindah ke bagian atas yang lebih memudah kan kita untuk mengakses beberapa kontrol.

Desain

Berbicara mengenai desain, Vivo X50 ini memiliki desain yang mirip dengan X50 Pro, yakni desain mewah yang mengadopsi desain 3D Curve. Material yang digunakan pada ponsel ini juga sama, yakni kaca pada bagian body depan dan belakang serta lapisan aluminum pada bagian frame.

Hampir tidak terdapat perbedan yang signifikan dengan Vivo X50 Pro dari sisi desain, Vivo X50 juga mengusung layar melengkung atau biasa kita kenal dengan layar edge serta sama-sama tidak mengusung port headphone jack 3.5mm.

Sedikit perbedaan hanya terletak pada pilihan warna, jika X50 Pro hanya tersedia 1 pilihan warna yakni Alpha Grey, X50 tersedia 2 pilihan warna yakni Frost Blue dan Glaze Black. Selain itu, ketebalan dari ponsel ini juga sedikit lebih tipis dari versi Pro dikarenakan terdapat pengurangan fitur Gimbal Stabilization pada kamera bagian belakang.

Oh iya, sedikit perbedaan juga terletak pada bagian modul kamera belakang. Ponsel ini memiliki ukuran modul kamera belakang yang lebih kecil ketimbang versi Pro.

Layar

Pada bagian layar, tidak terdapat perbedaan dengan Vivo X50 Pro, yakni sama-sama mengusung layar berukuran 6.56 inci dengan panel E3 AMOLED berresolusi 1080 x 2376 pixel dengan kerapatan 398 ppi.

Layar X50 ini juga sedah mendukung teknologi HDR 10+ yang memanjakan mata penggunanya serta refresh rate 90Hz yang mampu menampilkan animasi dan pengalaman gaming yang lebih smooth.

Hardware

Pada bagian hardware terdapat perbedaan yang signifikan antara X50 dan X50 Pro. Jika versi Pro menggunakan chipset Snapdragon 765G, versi biasa dari X50 ini hanya mengusung chipset Snapdragon 730. Sesuatu yang menurut kami wajar, mengingat harga yang di pangkas juga mencapai angka 3 jutaan.

Selain perbedaan pada bagian chipset, berbeda dengan versi Pro yang memiliki ruang penyimpanan sebesar 256GB, ponsel ini juga hanya menyediakan ruang penyimpanan internal sebesar 128 GB tanpa dukungan slot memori eksternal.

Sementara pada bagian RAM, ponsel ini sama-sama mengusung RAM sebesar 8GB.

Baterai

Perihal baterai, X50 mengusung baterai dengan kapasitas yang sedikit lebih kecil dibandingkan dengan versi Pro, yakno 4200mAh. Ponsel ini juga sudah mendukung teknologi vivo FlashCharge 2.0 (33W) yang artinya mampu mengisi daya baterai dengan sangat cepat.

Kamera

Secara keseluruhan, kamera yang di usung X50 ini masih sama dengan versi Pro, yakni sama-sama mengusung 4 kamera pada bagian belakang dengan rincian:

  • 48 MP, f/1.6, (wide)
  • 8 MP, f/3.4, 135mm (periscope telephoto)
  • 13 MP, f/2.5, 50mm (portrait)
  • 8 MP, f/2.2, 120˚, 16mm (ultrawide)

Sementara pada kamera depan masih sama dengan versi Pro, yakni kamera 32MP yang dilengkapi dengan lampu kilat selfie.

Perbedaan signifikan dengan versi Pro terletak pada teknologi Gimbal Stabilization. Ponsel ini sendiri belum menggunakan teknologi Gimbal Stabilization dan masih menggunakan OIS Stabilization yang dilengkapi dengan fitur Ultra Stable OIS.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena ponsel ini tetap mampu merekam video dengan stabil meskipun tidak sebagus versi Pro yang memiliki Gimbal Stabilization. Terlebih lagi jika Anda bukan seorang content creator atau seseorang yang suka mengabadikan momen dalam bentuk video.

Slot Kartu

Sama seperti versi Pro, X50 juga mengusung 2 slot kartu SIM. Salah satu yang sangat disayangkan adalah tidak tersedianya slot untuk memori eksternal, terlebih kapasitas memori internal ponsel ini adalah 128GB.

Namun tentu kekurangan pada bagian ini sifatnya sangat subyektif, tergantung kebutuhan Anda dalam hal urusan menyimpan file. Bagi kami, ukuran 128GB sudah terbilang cukup besar untuk sekadar menyimpan foto dan menginstall aplikasi, namun jika Anda seseorang yang gemar menyimpan banyak foto atau file di ponsel dan menginstall banyak aplikasi atau game, tentu ukuran 128GB akan dirasa cukup kecil.

Keamanan

Dari segi keamanan ponsel ini memiliki fitur yang sama dengan versi Pro, yakni mendukung 2 metode kunci ponsel sensor sidik jari dan face unlock.

Berkat layar E3 Amoled fitur finger print scanner dapat ditaruh dibawah layar ponsel, artinya untuk membuka kunci Anda hanya perlu menaruh jari Anda di atas layar ponsel ini. Sedangkan untuk face unlock berada di kamera depan, kurang lebih sama dengan ponsel pada umumnya.

Performa

Secara performa, kami harus jujur mengatakan bahwa performa ponsel ini jelas akan berkurang dibandingkan dengan versi Pro mengingat chipset yang digunakan juga mengalami penurunan.

Hasil uji coba menggunakan Antutu Benchmark, skor yang dihasilkan ponsel ini berada di kisaran 240 ribuan, berbeda jauh dengan versi Pro yang mencapai 330 ribuan.

Untuk performa gaming, ponsel ini juga terbilang standar saja. Game berat seperti PUBG Mobile hanya bisa di mainkan di ponsel ini di settingan Smooth-Ultra atau settingan mentok kanan di HD-High.

Kesimpulan

Vivo mengklaim bahwa X50 series merupakan flagship photography smartphone, dengan kata lain kamera menjadi nilai lebih di Vivo X50. Jadi jika Anda sedang mencari ponsel dengan kualitas kamera yang bagus, maka X50 ini menjadi salah satu ponsel yang layak untuk dipertimbangkan.

Nilai lebih dari ponsel ini adalah desain dan build quality yang mewah, sehingga cocok bagi Anda yang menyukai ponsel yang terlihat elegan.

Di lain sisi, jika Anda mengejar performa gaming, maka X50 ini kurang direkomendasikan. Penggunaan chipset Snapdragon 730 kami rasa masih kurang, Anda bisa mendapatkan ponsel dengan chipset yang lebih baik di rentang harga 6-7 jutaan.

Jadi semua bergantung kebutuhan Anda, mau cari ponsel gaming atau ponsel dengan kualitas kamera terbaik? Kalau mau dua-duanya, Anda bisa siapkan budget yang lebih untuk Vivo X50 Pro.

Review Lainnya:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *