Review Vivo Y30

 92x dibaca

Vivo Y30

Kredit Gambar: Ponselio/Reyhan Ivandi

Setelah sebelumnya membahas Vivo Y30i yang merupakan versi murah dari Y30 series, kini kami giliran seri utama Y30 yang ingin kami review.

Ponsel kelas entry-level ini dibanderol dengan harga Rp 2.799.000 untuk varian RAM 4GB dan Rp 3.099.000 untuk varian RAM 6GB. Hadir dengan beberapa spesifikasi yang terbilang menarik, namun juga terdapat beberapa hal yang terbilang kurang.

Lantas apakah spesifikasi yang ditawarkan ponsel ini sebanding dengan banderol harganya? Mari simak review dari Ponselio berikut ini.

Review Vivo Y30

Spesifikasi

Spesifikasi Lengkap Vivo Y30

Harga
  • Rp 2.799.000 (4 GB+128 GB)
  • Rp 3.099.000 (6 GB+128 GB)
Desain
  • Dimensi: 162 x 76.5 x 9.1 mm
  • Berat: 197 Gram
  • Material: Plastik
  • Warna: Dazzle Blue, Moonstone White
Layar
  • Tipe: IPS LCD
  • Ukuran: 6.47 inci
  • Resolusi: 720 x 1560 pixel
  • Kedalaman Warna: 16 juta warna
  • Kerapatan Pixel: 266 ppi
  • Proteksi: Tidak tersedia
Hardware
  • Chipset: Mediatek MT6765 Helio P35
  • CPU: Octa-core (4x2.35 GHz Cortex-A53 & 4x1.8 GHz Cortex-A53)
  • GPU: PowerVR GE8320
  • RAM: 4 GB, 6 GB
  • Memori Internal: 128 GB
  • Memori Eksternal: MicroSD
Software
  • Sistem Operasi: Android 10
  • Antarmuka: Funtouch 10.0
Kamera Belakang
  • Resolusi: 13 MP (wide) + 8 MP (ultrawide) + 2 MP (macro) + 2 MP (depth)
  • Fitur: LED flash, HDR, panorama
  • Video: [email protected]
Kamera Depan
Baterai
  • Kapasitas: Li-Po 5000 mAh
  • Pengisian: Charging 10W
Slot Kartu3 slot kartu (nano-SIM + nano-SIM + microSD)
KonektivitasWi-Fi, Bluetooth 5.0, USB Type C, GPS, OTG, FM Radio
SensorFingerprint, Accelerometer, Ambient light sensor, Proximity Sensor, E-compass, Virtual Gyroscope

* Informasi harga yang tertera merupakan harga saat pertama kali ponsel dirilis. Terdapat kemungkinan perubahan harga seiring berjalannya waktu.

Sistem Operasi

Sistem Operasi yang diusung ponsel ini sudah Android 10 dan tentunya menggunakan antarmuka besutan Vivo sendiri, yakno Funtouch OS 10.

Funtouch OS 10 sendiri menawarkan beragam fitur menarik, seperti misalnya dark mode (mode gelap) dan screenshot menggunakan tiga jari dan dekstop mode yang memungkinan ponsel terhubung dengan layar dekstop.

Desain

Dimensi dari Vivo Y30 adalah 162.04 × 76.46 × 9.11 mm dengan berat 197 gram, jadi bisa dikatakan ponsel ini memiliki ukuran yang cukup besar. Ukuran yang besar ini cukup wajar mengingat ponsel ini memiliki layar yang besar pula, 6.47 inci.

Untuk desain kamera depan, ponsel ini mengusung desain punch hole display yang terletak pada bagian pojok kiri atas.

Secara keseluruhan ponsel ini mengusung desain yang terbilang kekinian dan tampak elegan. Namun sayangnya penggunaan material plastik pada bagian body sedikit mengurangi kesan elegan tersebut.

Layar

Vivo Y30 merupakan ponsel entry-level, jadi sudah barang tentu Anda tidak bisa mengharapkan layar mewah di ponsel ini. Panel layar yang digunakan ponsel ini adalah IPS LCD berukuran 6.47 inci dengan aspek rasio 19,5:9 dan resolusi HD+ 1560×720.

IPS LCD memang bukan panel layar yang buruk, tapi tentu akan kalah dengan panel Amoled atau bahkan Super Amoled. Tapi sekali lagi, ini merupakan ponsel entry-level, jadi cukup wajar jika panel layar yang digunakan adalah IPS LCD.

Hardware

Bagian hardware ini yang cukup membuat kami sedikit mengernyitkan dahi, terutama pada bagian chipset yang digunakan. Ya, ponsel ini hanya mengusung Mediatek Helio P35, sebuah chipset yang boleh dikatatakan jadul banget.

Dari penggunaan chipset ini saja, kami sudah bisa membayangkan bahwa performa ponsel ini akan sangat kurang untuk urusan gaming. Tapi mari kita lihat nanti hasil uji performa yang akan kami bahas di bawah.

Untuk RAM dan memori internal, tersedia dua varian yakni 4GB dan 6GB. Keduanya sama-sama mengusung kapasitas memori internal yang cukup besar, yakni 128GB.

Baterai

Bagian baterai ini mungkin menjadi kelebihan tersendiri bagi Vivo Y30. Ya, ponsel ini mengusung baterai dengan kapasitas yang besar, yakni 5000mAh. Pihak Vivo menyebutkan bahwa baterai di ponsel ini mampu bertahan dalam keadaan standby hingga 29,7 hari.

Selain itu, ponsel ini juga sudah mendukung kemampuan 5V/1A reverse charging, yang artinya bisa digunakan sebagai powerbank untuk mengisi daya perangkat lain.

Kamera

Vivo Y30 mengusung empat buah kamera pada bagian belakang dengan rincian sebagai berikut:

  • 13 MP, f/2.2, (wide)
  • 8 MP, f/2.2, (ultrawide)
  • 2 MP, f/2.4, (makro)
  • 2 MP, f/2.4, (depth)

Sementara pada kamera bagian depan, ponsel ini mengusung kamera 8 MP.

Baik kamera belakang maupun depan sama-sama memiliki kemampuan merekam video dengan resolusi [email protected]

Fitur yang disematkan pada kamera ponsel ini antara lain: PDAF, Palm Capture, Voice Control, Selfie Softlight, Live Photos, HDR, Panorama, Bokeh, Portrait, Bokeh Portrait (depan), Watermark, Video Face Beauty, Filters

Nilai jual dari ponsel ini sepertinya memang teletak pada kameranya. Hal ini bisa dilihat dari hasil jepretan kamera dari ponsel ini terbilang cukup oke, oke dalam artian sesuai dengan klasifikasinya. Jadi sudah barang tentu hasil fotonya tidak akan melebihi kemampuan kamera ponsel mahal seperti misalnya Huawei P40 Pro. Tentu ada harga, ada rupa.

Slot Kartu

Ponsel ini menghadirkan tiga buah slot kartu dengan rincian dua slot untuk SIM Card dan satu buah slot untuk MicroSD. Adanya slot khusus untuk MicroSD ini tentunya membuat pengguna bisa mengaktifkan dua nomor ponsel sekaligus tanpa mengorbankan slot MicroSD.

Namun di lain sisi, memori internal ponsel ini sudah cukup besar, yakni 128GB. Jadi apakah slot microSD ini cukup berguna? Tentunya bergantung pada kebutuhan Anda terhadap ruang penyimpanan. Namun sudah barang tentu ketersediaan slot memori eksternal pada ponsel ini menjadi nilai lebih tersendiri.

Keamanan

Vivo Y30 mengusung sistem keamanan menggunakan sensor sidik jari yang terletak pada bagian belakang body. Teknologi pemindai sidik jari di ponsel ini bekerja dengan baik dan akurat, meskipun jelas bukan yang paling cepat.

Menariknya lagi, ponsel ini juga sudah dilengkapi dengan sistem keamanan Face Unlock yang memungkinkan pengguna membuka kunci layar ponsel ini menggunakan sensor pengenalan wajah.

Performa

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, kita tidak bisa mengharapkan performa yang cepat di ponsel ini mengingat chipset yang diusung adalah chipset jadul. Dan benar saja, hasil skor Antutu Vivo Y30 ini hanya berada dikisaran 110 ribuan.

Dari melihat skor ini saja, kami bisa menyimpulkan bahwa performa gaming dari ponsel ini akan biasa-biasa saja. Namun kami tetap melakukan gaming test untuk mendapatkan informasi yang lebih valid, dan hasilnya untuk game berat seperti misalnya PUBG Mobile, ponsel ini hanya bisa berjalan di settingan smooth-medium dan balance-medium.

Kesimpulan

Sebagai ponsel kelas entry-level, tentu kita harus obyektif dalam memberikan sebuah penilaian.

Secara keseluruhan, kami berpendapat bahwa ponsel ini cocok bagi Anda yang sedang mencari ponsel baru dengan spesifikasi kamera yang mumpuni. Hasil jepretan kamera ponsel ini sudah cukup untuk sekadar mengisi galeri media sosial Anda.

Kelebihan lain juga terdapat pada bagian baterai yang memiliki kapasitas baterai yang besar, sehingga sangat cocok bagi Anda yang mencari ponsel untuk penggunaan harian. Tersedianya fitur reverse charging yang memungkinkan ponsel ini digunakan sebagai powerbank juga menjadi nilai tambah lain di ponsel lain.

Namun disisi lain, Vivo Y30 ini bukan ponsel dengan performa yang kencang sehingga sangat kurang cocok bagi Anda kalangan gamer. Jika Anda adalah seorang gamer, kami lebih menyarankan Anda membeli ponsel yang memiliki chipset dengan performa yang lebih mumpuni, misalnya saja Realme Narzo yang dibanderol dengan harga yang tak jauh berbeda, yakni Rp 2.9 jutaan.

Review Lainnya:
Komparasi:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *