Review Vivo Y30i

 678x dibaca

Vivo Y30i

Kredit Gambar: Ponselio/Reyhan Ivandi

Vivo secara resmi merilis ponsel entry level terbaru mereka Y30i. Ponsel ini sendiri merupakan versi lite atau versi murah dari Vivo Y30 yang telah terlebih dahulu dirilis pada bulan Mei 2020 yang lalu.

Ponsel yang dibanderol dengan harga Rp 2.499.000 ini sepertinya lebih menonjolkan sisi kamera sebagai daya tariknya. Hal ini terbukti dari keberadaan AI Triple Rear Camera pada kamera bagian belakang.

Lantas, bagaimana spesifikasi lainnya? Apakah harga yang dibanderolkan untuk Vivo Y30i ini sebanding dengan fitur yang ditawarkan? Mari simak review dari Ponselio berikut ini.

Review Vivo Y30i

Spesifikasi

Spesifikasi Lengkap Vivo Y30i

Harga
  • Rp 2.499.000 (4GB+64GB)
Desain
  • Dimensi: 162 x 76.5 x 9.1 mm
  • Berat: 197 gram
  • Material: Plastik
  • Warna: Dazzle Blue, Moonstone White
Layar
  • Tipe: IPS LCD
  • Ukuran: 6.47 inci
  • Resolusi: 720 x 1560 (HD+)
  • Kedalaman Warna: 16 juta warna
  • Kerapatan Pixel: 266 ppi
Hardware
  • Chipset: Mediatek Helio P35
  • CPU: Octa-core (4x2.35 GHz Cortex-A53 & 4x1.8 GHz Cortex-A53)
  • GPU: PowerVR GE8320
  • RAM: 4 GB
  • Memori Internal: 64 GB
  • Memori Eksternal: microSD (hingga 256 GB)
Software
  • Sistem Operasi: Android 10
  • Antarmuka: Funtouch OS 10
Kamera Belakang
  • Resolusi: 13 MP (wide) + 2 MP (makro) + 2 MP (depth)
  • Fitur: LED flash, HDR, panorama
  • Video: 1080p@30fps
Kamera Depan
  • Resolusi: 8 MP
  • Fitur: HDR
  • Video: 1080p@30fps
Baterai
  • Kapasitas: Li-Po 5000 mAh
  • Pengisian: 10 W
Slot Kartu3 slot kartu (nano-SIM + nano-SIM + microSD)
KonektivitasWi-Fi, Bluetooth 5.0, USB Type C, GPS, OTG, FM Radio
SensorFingerprint, Accelerometer, Ambient light sensor, Proximity Sensor, E-compass, Virtual Gyroscope

* Informasi harga yang tertera merupakan harga saat pertama kali ponsel dirilis. Terdapat kemungkinan perubahan harga seiring berjalannya waktu.

Sistem Operasi

Vivo Y30i mengusung sistem operasi Funtouch OS 10 yang berbasis Android 10. Banyak pihak yang menyebutkan bahwa tampilan antarmuka dari Funtouch OS 10 ini mirip dengan sistem operasi iOS yang terdapat di iPhone dan iPad. Terlebih pada bagian desain icon yang digunakannya.

Secara fitur, Funtouch OS 10 menawarkan berbagai macam fitur menarik, seperti misalnya dark mod dan screenshot menggunakan tiga jari. Tak hanya itu, Funtouch OS 10 juga menyematkan fitur dekstop mode. Dengan kata lain ponsel dengan Funtouch OS ini bisa dihubungkan dengan layar monitor dan digunakan layaknya komputer dekstop.

Desain

Vivo Y30i memiliki dimensi yang cukup besar, yakni 162 x 76.5 x 9.1 mm. Ponsel ini hadir dengan dua pilihan warna yakni Dazzle Blue dan Moonstone White yang membuat ponsel ini memiliki desain yang elegan. Selain itu, rasio layar-ke-bodi yang mencapai 90,7% membuat ponsel ini memiliki bazel yang cukup tipis layaknya ponsel kekinian.

Kehadiran punch hole display kamera yang terletak di bagian pojok kiri juga semakin membuat Vivo Y30i terlihat elegan.

Salah satu yang cukup disayangkan adalah penggunaan bahan material body yang masih menggunakan bahan plastik.

Layar

Pada bagian layar, Anda tidak dapat mengharapkan layar yang sangat memukau mengingat Vivo Y30i tidak menggunakan layar AMOLED. Vivo Y30i hanya mengusung layar dengan panel IPS berukuran 6.47 inci dengan aspek rasio 19,5:9 dan resolusi 720 x 1560 HD+.

Secara keseluruhan, tidak ada hal yang sangat memukau dari sisi layar, bahkan kami harus mengatakan bahwa kualitas layar ponsel ini terbilang cukup buruk untuk sebuah ponsel dengan harga Rp 2.4 juta. Bagaimana tidak, ponsel ini hanya mengusung layar dengan resolusi resolusi 720 x 1560 HD+, sebuah layar yang umumnya dipakai di ponsel dengan harga Rp 1 jutaan.

Keberadaan fitur Eye Protection mode yang dapat digunakan untuk mengatur warna tampilan agar sesuai dengan kenyamanan pengguna memang menjadi nilai lebih tersendiri, tapi tetap tidak mampu menutupi kekurangan dari sektor layar.

Hardware

Dari sisi hardware, ponsel ini mengusung chipset Mediatek MT6765 Helio P35 dengan kombinasi CPU Octa-core (4×2.35 GHz Cortex-A53 & 4×1.8 GHz Cortex-A53) dan GPU PowerVR GE8320. Sementara pada bagian RAM dan memori, ponsel ini ditenagai dengan RAM sebesar 4GB dengan memori internal sebesar 64GB.

Cukup disayangkan ponsel ini menggunakan chipset Mediatek Helio P35 yang notabene merupakan chipset jadul yang secara performa gaming masih kurang mumpuni.

Jujur saja penggunaan chipset Mediatek Helio P35 membuat kami cukup keheranan, pasalnya dengan harga Rp 2.4 jutaan, seharusnya ponsel ini mengusung chipset yang menawarkan performa yang lebih baik.

Baterai

Tidak banyak hal yang bisa dibicarakan terkait baterai dari Vivo Y30i ini. Dengan kapasitas baterai sebesar 5000 mAh, sudah barang tentu ponsel ini memiliki daya tahan baterai yang tinggi.

Pihak Vivo sendiri menyebutkan bahwa Vivo Y30i mampu bertahan dalam keadaan standby hingga 29,7 hari. Daya tahan baterai ponsel ini tergolong sudah cukup bagus meskipun masih kalah dengan Realme C11 dengan kapasitas baterai yang sama dan di klaim mampu bertahan 40 hari dalam keadaan standby.

Y30i juga mendukung kemampuan 5V/1A reverse charging, dengan kata lain ponsel ini bisa digunakan sebagai powerbank untuk ponsel lain. Fitur yang tentunya cukup menarik bagi Anda yang memiliki beberapa perangkat dan tidak ingin membawa powerbank kesana kemari.

Namun dari kelebihan pada sektor baterai di atas, terdapat kekurangan pula pada sektor baterai, yakni tidak tersedianya teknologi fast charging. Bayangkan berapa lama waktu yang harus Anda habiskan untuk mengisi daya baterai sebesar 5000 mAh tanpa keberadaan fast charging?

Kamera

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, ponsel ini sepertinya memang lebih mengedepankan kualitas kamera dibandingkan dengan performa gaming. Hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan 3 kamera di bagian belakang serta 1 kamera pada bagian depan.

Kamera belakang ponsel ini mengusung Triple AI Super Camera dengan rincian 13MP untuk Main Camera, 2MP untuk Super Macro Camera dan 2MP untuk Super Bokeh Camera. Hasil jepretan gambar maupun video dari kamera belakang ponsel ini terbilang cukup baik.

Selain itu, tersedia juga fitur LED flash, HDR dan panorama yang tentunya akan semakin membuat hasil gambar yang dihasilkan kamera ponsel ini lebih berkualitas.

Pada bagian kamera depan, terdapat kamera 8MP yang dapat Anda gunakan untuk berfoto selfie serta video call. Kamera depan ini mampu menghasilkan foto yang cukup berkualitas serta video dengan resolusi 1080p@30fps.

Slot Kartu

Ponsel ini mengusung fitur triple card-slot layaknya ponsel keninian saat ini. Dengan kata lain pengguna dapat mengaktifkan 2 kartu SIM sekaligus tanpa harus mengorbankan slot memori internal. Fitur ini tentu sangat berguna karena memori internal ponsel ini sendiri hanya 64GB yang kemungkinan besar pengguna membutuhkan tambahan memori external untuk menyimpan foto, video dan data lainnya.

Keamanan

Dari segi keamanan, fitur yang dibawa ponsel ini terbilang cukup standar layaknya ponsel entry level pada umumnya. Vivo Y30i belum menyediakan sensor pemindai wajah dan hanya menyediakan fitur pemindai sidik jari untuk membuka kunci layar ponsel ini.

Tersedianya fitur pemindai sidik jari ini sendiri rasa-rasanya sudah lebih dari cukup mengingat ponsel ini sendiri masuk dalam kategori ponsel entry level.

Performa

Sebagai ponsel entry level, tentu kita tidak bisa mengharapkan sesuatu yang lebih dari sisi performa gaming, mengingat chipset yang diusung juga terbilang chipset jadul. Skor Antutu yang dihasilkan oleh chipset ini berada dikisaran 100 ribuan, dengan kata lain performa dari ponsel ini terbilang standar layaknya ponsel entry level pada umumnya.

Hasil gaming test yang kami lakukan menggunakan game PUBG Mobile semakin menguatkan pendapat kami bahwa ponsel ini memang memiliki performa gaming yang rendah. Y30i ini hanya bisa digunakan untuk bermain PUBG Mobile di setingan mentok kanan Balance-Medium.

Kesimpulan

Kelebihan Vivo Y30i
  • Kapasitas baterai besar
  • Kualitas kamera cukup baik (di kelasnya)
  • Desain kekinian (layar ultra O screen)
  • Tersedia teknologi reverse charging
Kekurangan Vivo Y30i
  • Performa gaming kurang mumpuni
  • Tidak tersedia NFC
  • Tidak mendukung fast charging
  • Kualitas layar standar (HD+)

Lantas, dengan harga Rp 2.499.000 apakah Vivo Y30i ini layak untuk menjadi pilihan?

Jika mengacu pada kelebihan dan kekurangan yang sudah kami sebutkan di atas, kita bisa mengambil sebuah kesimpulan bahwa ponsel ini cocok untuk Anda yang membutuhkan sebuah ponel yang memiliki kualitas kamera yang baik.

Namun di lain sisi, ponsel ini memiliki kekurangan pada bagian performa, sehingga bagi Anda yang mencari ponsel dengan performa gaming yang tinggi, rasa-rasanya ponsel ini masih belum cukup mumpuni untuk bermain game berat seperti misalnya PUBG Mobile.

Selain dua poin di atas, kami juga cukup menyoroti bagian baterai dari ponsel ini. Di satu sisi, ponsel ini memiliki nilai lebih berkat keberadaan baterai berkapasitas 5000 mAh. Namun di sisi lain, ponsel ini tidak menghadirkan teknologi fast charging. Ketiadaan fast chartging pada sebuah ponsel dengan kapasitas baterai tinggi tentunya akan membuat pengisian daya baterai hingga penuh akan sangat lambat.

Sorry to say untuk Vivo, kami harus mengatakan bahwa banderol harga ponsel ini terlalu mahal jika dibandingkan dengan spesifikasi yang ditawarkan. Dengan banderol harga yang mencapai Rp 2.4 juta, ada banyak ponsel dari brand lain yang menawarkan spesifikasi yang lebih baik. Misalnya saja Redmi Note 9 dengan harga Rp 2.5 juta, atau jika Anda masih bisa menambah budget, Realme Narzo dengan banderol harga Rp 2.9 bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Review Lainnya:
Komparasi:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *