Review Black Shark 3

 29x dibaca

Xiaomi Black Shark 3

Kredit Gambar: Ponselio.com/Reyhan Ivandi

Black Shark 3 merupakan ponsel gaming terbaru dari Xiaomi yang hadir sebagai penerus dari seri sebelumnya, yakni Black Shark 2. Ponsel yang memiliki banderol harga resmi Rp 10.999.000 (varian 8 GB+128 GB) ini menawarkan banyak fitur khas ponsel gaming, baik dari sisi desain maupun dari sisi fitur yang disematkan di dalamnya.

Hadir sebagai penantang serius ROG Phone 2, apakah ponsel ini memiliki performa gaming yang cukup mumpuni? Mari simak review kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Review Xiaomi Black Shark 3

Spesifikasi

Spesifikasi Lengkap Xiaomi Black Shark 3

Harga
  • Rp 9.999.000 (128GB+8GB)
Desain
  • Dimensi: 168.7 x 77.3 x 10.4 mm
  • Berat: 222 gram
  • Material: Aluminum
  • Warna: Midnight Black
Layar
  • Tipe: AMOLED
  • Ukuran: 6.67 inci
  • Resolusi: 1080 x 2400 FHD+
  • Kedalaman Warna: 16 juta warna
  • Kerapatan Pixel: 395 ppi
  • Proteksi: Kaca (merek tidak disebutkan)
  • Refresh Rate: 90 Hz
Hardware
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 865
  • CPU: Octa-core (1x2.84 GHz Kryo 585 + 3x2.42 GHz Kryo 585 + 4x1.80 GHz Kryo 585)
  • GPU: Qualcomm Adreno 640
  • RAM: 8 GB, 12 GB
  • Memori Internal: 128 GB, 256 GB
  • Memori Eksternal: Tidak tersedia
Software
  • Sistem Operasi: Android 10
  • Antarmuka: JOYUI 11
Kamera Belakang
Kamera Depan
Baterai
  • Kapasitas: Li-Po 4720 mAh
  • Pengisian: Fast charging 65 W, Fast charging 30 W (128GB+8GB), Magnetic charging 18 W
Slot Kartu2 slot kartu (nano SIM + nano SIM)
KonektivitasWi-Fi, GPS, Bluetooth 5.0
SensorFingerprint, accelerometer, gyro, proximity, compass

* Informasi harga yang tertera merupakan harga saat pertama kali ponsel dirilis. Terdapat kemungkinan perubahan harga seiring berjalannya waktu.

Sistem Operasi

Berbeda dengan ponsel Xiaomi lainnya yang umumnya menggunakan antarmuka MIUI, ponsel seri Black Shark hadir dengan sistem operasi Android 10 dengan antarmuka JOYUI 11.

JOYUI 11 sendiri merupakan antarmuka yang secara khusus di desain untuk ponsel gaming. Fitur-fitur andalan antarmuka ini antara lain Shark Time, Ludicrous Mode, Gamer Studio dan fitur kustomisasi lainnya.

Desain

Ponsel ini memiliki dimensi 168,7 x 77,3 x 10.4 mm dengan berat 222 gram. Bisa dikatakan ukuran yang cukup besar dan cukup berat khas ponsel gaming pada umumnya.

Dan sebagai ponsel gaming, tentu Black Shark 3 akan mengusung desain yang gaming banget. Desain ponsel ini mengusung Console holding symmetry design, dengan kata lain ponsel ini memiliki bentuk yang simetris.

Untuk material yang digunakan pada bagian backdoor adalah perpaduan kaca dan metal, sementara pada bagian frame menggunakan material metal. Penggunaan material ini semakin membuat ponsel ini memiliki tampilan desain yang gaming banget.

Pada bagian body belakang terdapat lampu RGB yang dapat diatur warna dan kecepatannya sesuai dengan selera menggunakan Light Effect Editor.

Salah satu hal menarik dari ponsel ini adalah tersedianya port headphone jack 3.5mm setelah sebelumnya Xiaomi menghilangkan port ini dari seri sebelumnya. Letak dari port ini sendiri berada pada bagian atas.

Layar

Xiaomi Black Shark 3 mengusung layar Amoled 16 juta warna berukuran 6.67 inci dengan resolusi FHD+ (2400 x 1080 px) dan rasio 20:9. Dan menariknya lagi, layar ponsel ini sudah mendukungan refresh rate 90Hz dengan MEMC Technology.

Bagi Anda yang belum mengenal MEMC Technology, singkatnya ini merupakan teknologi yang dikembangkan untuk membuat tampilan video tampak lebih halus.

Ponsel ini juga sudah mendukung Master Touch 3.0. Fitur ini sendiri berguna sebagai pengganti tombol trigger (L1 dan R1) yang dihilangkan pada Black Shark 3 ini. Untuk penggunaannya pun cukup mudah, yakni dengan menekan layar dengan lebih kuat.

Salah satu yang cukup disayangkan pada bagian layar ponsel ini adalah tidak tersedianya perlindungan Corning Gorilla Glass. Jadi Anda tentu harus menyediakan tempered glass tersendiri jika tidak ingin layar ponsel Anda tergores.

Hardware

Beralih ke hardware, Xiaomi Black Shark 3 mengusung chipset Snapdragon 865. Chipset ini sendiri merupakan chipset baru dari Qualcomm yang dirilis pada Desember 2019 yang lalu dan banyak digunakan oleh ponsel-ponsel flagship ternama.

Untuk kapasitas memori internal dan RAM, tersedia 3 varian yakni 128GB/8GB RAM, 128GB/12GB RAM dan 256GB/12GB RAM. Namun di Indonesia sendiri, secara resmi baru tersedia varian 128GB/8GB RAM.

Bagian hardware yang cukup menarik bagi kami adalah penggunaan Dual-X Antenna yang membuat ponsel ini akan mampu menerima sinyal dengan stabil.

Baterai

Baterai yang diusung oleh ponsel ini memiliki kapasitas yang cukup besar yakni 4720 mAh. Menariknya lagi, Black Shark 3 mendukung teknologi hyper charger (65 watt). Teknologi hyper charger ini sendiri terbilang sangat cepat dalam mengisi baterai, pengisian baterai dari 2% hingga 100% hanya butuh waktu kurang dari 1 jam. Kurang lebih sekitar 40-50 menit.

Kamera

Sebagai ponsel gaming, pengguna umumnya tidak mengharapkan spesifikasi kamera yang mumpuni. Namun ternyata kamera dari Black Shark ini terbilang cukup “lumayan” meskipun tidak luar biasa hasil jepretan kameranya.

Untuk kamera belakang tersedia 3 buah kamera dengan rincian:

  • 64 MP (wide)
  • 13 MP (ultrawide)
  • 5 MP (depth)

Fitur yang disematkan pada kamera belakang antara lain: LED flash, HDR, panorama dan kemampuan merekam video hingga [email protected] (wide), [email protected]/240fps (ultrawide), [email protected] (depth).

Sementara pada kamera depan, terdapat 1 buah kamera 20 MP yang terletak di atas layar ponsel. Jadi kamera depan ponsel ini tidak mengusung desain kekinian yang umumnya menggunakan kamera depan model punch hole display.

Untuk fitur kamera depan, tersedia fitur HRD dan kemampuan merekam video mencapai [email protected]

Slot Kartu

Black Shark 3 memiliki 2 slot kartu untuk SIM card tanpa tambahan slot untuk micro SD. Tidak tersedianya slot untuk microSD ini terbilang cukup wajar mengingat kapasitas memori internal dari ponsel ini terbilang cukup besar.

Keamanan

Dari sisi keamanan, ponsel ini mengusung sistem keamanan layaknya ponsel 10 jutaan pada umumnya, yakni fingerprint dan face unlock. Dan karena layar yang digunakan ponsel ini sudah Amoled, sensor fingerprint tersedia pada bagian layar tanpa harus ada tombol tambahan.

Kemampuan fingerprint unlock ponsel sangat akurat dan cepat, hanya butuh sepersekian detik untuk membuka layar ponsel.

Performa

Ponsel gaming dengan chipset Snapdragon 865? Sudah pasti performanya jempolan.

Salah satu hal menarik yang terdapat pada Black Shark 3 ini adalah tersedianya FunColler Pro tambahan yang berfungsi sebagai pendingin. Hasil tes performa dengan dan tanpa menggunakan FunColler ini sendiri bisa dikatakan berbeda.

Untuk uji coba tanpa FunColler Pro, ponsel ini mampu menghasilkan skor Antutu sebesar 560 ribuan. Suhu permukaan ponsel ini untuk bermain game tanpa FunColler Pro masih terbilang cukup normal, yakni di kisaran 44-45 derajat celcius.

Sementara uji coba menggunakan FunColler Pro, ponsel ini mampu menghasilkan skor Antutu yang lebih tinggi, yakni sebesar 580 ribuan. Untuk suhu permukaan ponsel ini saat bermain game menggunakan FunColler Pro akan menghasilkan suhu yang lebih dingin, yakni di kisaran 34-35 derajat celcius. Jadi bisa dikatakan, FunColler Pro ini sangat efektif dalam menjaga suhu ponsel ini agar performanya tidak menurun saat bermain game.

Perlu diketahui bahwa skor diatas merupakan skor untuk varian RAM 8GB, untuk varian RAM 12GB pastinya akan memiliki skor Antutu yang lebih tinggi.

Lantas, bagaimana untuk performa gamingnya?

Sudah tidak perlu diragukan lagi, performa gaming dari ponsel ini jelas mumpuni. Untuk bermain game berat semacam PUBG Mobile, settingan default dari ponsel ini berada di smooth-extreem. Sementara settingan mentok kanan berada di HDR-Ultra.

Game PUBG Mobile dapat dimainkan di 60 FPS dengan lancar tanpa terjadi frame drop, bahkan kita juga bisa melakukan unlock ke 90 FPS dengan menggunakan aplikasi semacam GFX Tools.

Kesimpulan

Kelebihan Xiaomi Black Shark 3
  • Layar AMOLED
  • Layar dengan refresh rate 90 Hz
  • Mendukung fast charging dan magnetic charging
  • Memiliki sistem pendingin canggih
  • Performa gaming tingkat tinggi
  • 5G ready
Kekurangan Xiaomi Black Shark 3
  • Tidak tersedia slot microSD
  • Tidak memiliki sertifikasi tahan air
  • Tidak mendukung NFC

Secara keseluruhan, Black Shark 3 ini kami rekomendasikan sebagai salah satu ponsel gaming terbaik. Chipset mumpuni, desain yang khas ponsel gaming, kamera yang lumayan, layar Super Amoled dengan refresh rate tinggi dan ketersediaan FunColler Pro yang sudah termasuk dalam paket penjualan semakin menegaskan HP ini sebagai ponsel gaming unggulan.

Namun disisi lain, Xiaomi sebenarnya juga memiliki ponsel lain dengan chipset Snapdragon 865, yakni Xiaomi Poco F2 Pro dengan harga yang lebih murah. Jadi jika Anda hanya mengincar performa kencang milik chipset Snapdragon 865, Poco F2 Pro rasa-rasanya akan lebih hemat budget hingga Rp 2 jutaan jika dibandingkan dengan Black Shark 3.

So, semua kembali lagi ke kebutuhan Anda dalam memilih sebuah ponsel gaming.

Review Lainnya:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *