Ponselio — HMD kembali memperluas portofolio perangkat yang menyasar pengguna berusia muda. Kali ini, perusahaan tersebut dikabarkan tengah menyiapkan sebuah tablet yang secara khusus dirancang untuk kebutuhan anak-anak melalui merek Xplora, yakni HMD Xplora Go Pad.
Berbeda dari tablet yang mengejar performa tinggi dan fitur hiburan, perangkat ini lebih menitikberatkan pada aspek keamanan, ketahanan, serta kemampuan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak. Meski begitu, spesifikasi yang dibawa tetap dirancang agar cukup untuk menunjang penggunaan sehari-hari.
Mengutamakan Ketahanan untuk Penggunaan Anak
Salah satu aspek yang menjadi perhatian HMD pada Xplora Go Pad adalah daya tahan perangkat. Tablet ini disebut telah mengantongi sertifikasi IP65 yang memberikan perlindungan terhadap debu serta air.
Tidak hanya itu, Xplora Go Pad juga dirancang agar mampu bertahan ketika mengalami benturan. Perangkat tersebut diklaim tetap dapat digunakan setelah terjatuh dari ketinggian hingga sekitar satu meter.
Karakteristik tersebut cukup relevan untuk perangkat yang ditujukan kepada anak-anak. Risiko tablet terjatuh atau terbentur ketika digunakan sehari-hari tentu menjadi salah satu pertimbangan bagi orang tua sebelum memberikan perangkat pintar kepada anak.
Kontrol Orang Tua Jadi Fitur Utama
Selain ketahanan fisik, HMD Xplora Go Pad tampaknya dirancang dengan perhatian besar terhadap pengawasan aktivitas digital anak. Sejumlah fitur parental control akan menjadi bagian dari perangkat ini.
Orang tua nantinya disebut dapat memantau situs web yang diakses anak sekaligus membatasi akses terhadap internet. Pengaturan juga mencakup media sosial, daftar kontak yang diperbolehkan berkomunikasi dengan anak, serta durasi penggunaan layar atau screen time.
Fitur pemblokiran konten berbahaya turut disiapkan untuk mengurangi kemungkinan anak menemukan materi yang tidak sesuai. Tablet ini bahkan dikabarkan memiliki fitur berbasis kecerdasan buatan yang diarahkan untuk mendukung kebutuhan edukasi.
Kemampuan pelacakan lokasi juga menjadi salah satu fitur yang disediakan. Dengan demikian, perangkat tidak hanya berfungsi sebagai sarana belajar dan hiburan, tetapi juga dapat membantu orang tua mengetahui keberadaan anak.
Mengandalkan Snapdragon 685 dan Jaringan 4G
Dari sisi perangkat keras, Xplora Go Pad dikabarkan menggunakan layar IPS LCD berukuran 8,7 inci. Ukuran tersebut membuat tablet ini relatif ringkas dan lebih mudah digunakan oleh anak dibandingkan perangkat dengan layar berukuran 10 inci atau lebih.
Untuk dapur pacunya, HMD disebut memilih Qualcomm Snapdragon 685 yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 6 nm. Chipset tersebut memiliki konfigurasi empat core Cortex-A73 untuk kebutuhan performa dan empat core Cortex-A53 yang berorientasi pada efisiensi.
Snapdragon 685 juga membawa modem 4G. Artinya, Xplora Go Pad tidak hanya mengandalkan koneksi WiFi, tetapi berpotensi digunakan untuk mengakses jaringan seluler 4G.
Namun, informasi mengenai sejumlah spesifikasi penting lainnya masih belum tersedia. HMD belum mengungkap rincian mengenai refresh rate layar maupun kapasitas baterai yang akan digunakan.
Melanjutkan Ekosistem Perangkat Xplora
Xplora Go Pad menjadi bagian berikutnya dari kolaborasi HMD dengan Xplora, perusahaan asal Norwegia yang fokus mengembangkan perangkat untuk anak-anak dan remaja.
Sebelumnya, kedua perusahaan telah memperkenalkan XploraOne dan Fusion X1. XploraOne dirancang sebagai ponsel dengan fungsi terbatas, seperti telepon, SMS, dan berbagi konten, tanpa akses internet maupun toko aplikasi.
Pendekatan tersebut ditujukan untuk mengurangi paparan anak terhadap media sosial dan aplikasi yang berpotensi membawa risiko. Sementara Fusion X1 menawarkan pendekatan berbeda dengan menghadirkan School Mode untuk membatasi aplikasi non-edukasi ketika anak sedang belajar.
Melalui Xplora Go Pad, HMD dan Xplora tampaknya ingin membawa konsep serupa ke perangkat tablet. Fokusnya bukan sekadar menyediakan perangkat dengan spesifikasi mumpuni, tetapi menciptakan pengalaman digital yang lebih terkontrol bagi anak sekaligus memberikan orang tua lebih banyak kendali.
