Ponselio — Huawei kembali mencoba menghadirkan pendekatan berbeda di industri smartphone melalui Huawei Pura X View. Perangkat ini tampil dengan desain candybar konvensional, tetapi membawa layar yang dibuat jauh lebih lebar dibandingkan smartphone pada umumnya.
Huawei bahkan menyebut Pura X View sebagai smartphone candybar dengan layar lebar pertama di dunia. Konsep tersebut membuat perangkat ini terlihat berbeda dari ponsel dengan layar tinggi yang selama ini mendominasi pasar.
Layar Huawei Pura X View memiliki rasio aspek 16:9,5. Dengan rasio tersebut, bidang tampilan dibuat lebih melebar secara horizontal tanpa menggunakan mekanisme lipat seperti smartphone foldable.
Huawei memosisikan perangkat ini sebagai smartphone yang dirancang untuk konsumsi konten. Layar lebar diharapkan memberikan pengalaman berbeda ketika digunakan untuk menonton video, membaca, bermain game, hingga mengerjakan berbagai aktivitas produktivitas.
Huawei Pura X View Usung Layar OLED Lebar
Bagian layar menjadi daya tarik utama Huawei Pura X View. Smartphone ini menggunakan panel OLED berukuran 6,39 inci dengan resolusi 2.232 x 1.320 piksel.
Rasio layar yang mencapai 16:9,5 membuat tampilannya terasa berbeda dibandingkan smartphone candybar dengan panel yang lebih memanjang secara vertikal. Pendekatan tersebut memberikan area horizontal lebih luas sehingga dapat membantu ketika pengguna menikmati konten tertentu.
Huawei juga memperhatikan tampilan bodi melalui bezel yang sangat tipis. Keempat sisi layar hanya memiliki bezel sekitar 1,05 mm sehingga rasio layar terhadap bodi mencapai 96,1 persen.
Untuk penggunaan di berbagai kondisi pencahayaan, tingkat kecerahan puncaknya diklaim dapat mencapai 6.500 nits. Angka tersebut tergolong sangat tinggi dan berpotensi membantu visibilitas layar ketika digunakan di luar ruangan.
Huawei turut menghadirkan teknologi PWM dimming berfrekuensi tinggi yang dirancang untuk membantu memberikan pengalaman melihat layar yang lebih nyaman.
Baterai Jumbo dalam Bodi Tetap Tipis
Meskipun membawa layar dengan desain yang berbeda, Huawei Pura X View tetap memiliki bodi yang relatif tipis. Ketebalannya tercatat hanya 6,68 mm dengan bobot sekitar 201 gram.
Di balik bodinya, Huawei menyematkan baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu aspek menarik karena cukup besar untuk sebuah smartphone dengan ketebalan kurang dari 7 mm.
Baterai berkapasitas jumbo tersebut diharapkan dapat menunjang penggunaan layar lebar dalam waktu lebih lama. Aktivitas seperti streaming video, bermain game, membaca, dan menjalankan aplikasi produktivitas tentu membutuhkan daya yang cukup besar.
Kombinasi layar lebar dan baterai besar membuat Huawei Pura X View memiliki karakter yang cukup berbeda dari smartphone candybar konvensional.
Kamera Belakang Masih Belum Diungkap Lengkap
Pada bagian belakang, Huawei Pura X View membawa modul kamera berbentuk kapsul yang ditempatkan secara horizontal.
Modul tersebut menampung tiga kamera. Namun, Huawei belum membeberkan spesifikasi lengkap dari masing-masing sensor yang digunakan.
Informasi mengenai resolusi kamera, jenis sensor, serta kemampuan fotografi lainnya masih harus menunggu pengumuman lebih lanjut. Karena itu, kemampuan kamera Pura X View belum dapat dibandingkan secara menyeluruh dengan smartphone flagship lain.
Untuk pilihan warna, perangkat ini tersedia dalam empat opsi, yakni Leap Shadow Red, Linen Gray, Zero Degree White, dan Phantom Night Black.
RAM 12 GB dan Penyimpanan hingga 1 TB
Huawei Pura X View menawarkan RAM 12 GB yang dipadukan dengan kapasitas penyimpanan internal hingga 1 TB.
Kapasitas tersebut memberikan ruang yang sangat luas untuk menyimpan aplikasi, foto, video, dokumen, serta berbagai file berukuran besar. RAM 12 GB juga dapat membantu perangkat ketika menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.
Namun, salah satu informasi penting yang masih dirahasiakan adalah chipset. Huawei belum mengungkap prosesor yang menjadi sumber tenaga smartphone ini.
HarmonyOS 7 Dioptimalkan untuk Layar Lebar
Huawei Pura X View langsung menjalankan HarmonyOS 7. Sistem operasi tersebut dirancang untuk memanfaatkan karakteristik layar lebar yang menjadi identitas utama perangkat.
Optimalisasi tersebut mencakup berbagai aktivitas, mulai dari menonton video, membaca, bermain game, hingga menjalankan aplikasi untuk kebutuhan produktivitas.
Konsep layar lebar sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru bagi Huawei. Perusahaan sebelumnya memperkenalkan Huawei Pura X pada 2025 dengan layar utama 6,3 inci berasio 16:10.
Perbedaannya, Huawei Pura X View membawa konsep tersebut ke dalam bentuk candybar. Pengguna tidak perlu membuka perangkat seperti ponsel lipat untuk mendapatkan bidang layar yang lebih lebar.
Harga Huawei Pura X View Belum Diumumkan
Huawei telah membuka reservasi Huawei Pura X View mulai 20 Agustus 2026. Sementara pengalaman langsung di toko dan tahap pre-sale dijadwalkan dimulai pada 28 Agustus 2026.
Meski jadwal tersebut sudah diumumkan, Huawei masih belum mengungkap harga resmi Pura X View. Detail chipset juga belum tersedia.
Kehadiran Huawei Pura X View menjadi eksperimen menarik karena menawarkan arah berbeda dari tren smartphone modern. Ketika mayoritas perangkat menggunakan layar tinggi dan memanjang, Huawei justru memilih membuat layar lebih lebar dalam bodi candybar.
