— Huawei resmi memperluas ketersediaan seri Pura 90s secara global dengan menghadirkan dua model flagship, Pura 90s Pro dan Pura 90s Pro Max, pada gelaran peluncuran produk di Kuala Lumpur, Malaysia. Kedua ponsel menonjolkan kemampuan fotografi kelas atas, baterai besar 6.000mAh, chipset Kirin 9030S, dukungan 5G, serta fitur kecerdasan buatan untuk pengalaman penggunaan yang ditingkatkan.

Peluncuran global ini mengikuti debut perangkat tersebut di China pada Mei lalu, dan Huawei menyatakan ketersediaan akan mulai meluas ke pasar internasional—termasuk penjualan yang dimulai 1 Agustus 2026 di beberapa wilayah. Indonesia juga dikabarkan segera menyusul kehadiran resmi perangkat ini.

Spesifikasi Layar, Mesin, dan Penyimpanan

Pura 90s Pro dilengkapi layar LTPO OLED 6,6 inci dengan resolusi 2760 × 1256 piksel, kerapatan 460 ppi, dukungan 1–120Hz adaptive refresh rate, hingga 300Hz touch sampling rate, serta reproduksi 1,07 miliar warna. Pura 90s Pro Max membawa panel LTPO OLED yang lebih besar 6,9 inci dengan resolusi 2880 × 1308 piksel dan spesifikasi refresh/touch serupa.

Kedua model ditenagai oleh chipset Kirin 9030S octa-core, dipadukan RAM 12 GB dan opsi penyimpanan UFS4.1 256 GB atau 512 GB. Varian perangkat menjalankan EMUI 16.0 (dilaporkan di beberapa wilayah) atau HarmonyOS 6.1 dengan lapisan kompatibilitas untuk memasang aplikasi Android melalui APK sideloading pada versi global.

Kamera: Fokus Utama Seri Pura 90s

Huawei menonjolkan kemampuan kamera sebagai keunggulan utama. Pura 90s Pro menghadirkan konfigurasi triple rear camera yang terdiri dari:

  • 50MP Ultra Lighting Camera dengan aperture variabel F1.4–F4.0 dan OIS

  • 12,5MP Ultra-Wide Angle Camera dengan aperture F2.2

  • 50MP Ultra Lighting Macro Telephoto Camera dengan F2.1 dan OIS (mendukung close-up hingga 5 cm)

Sementara Pura 90s Pro Max membawa konfigurasi triple rear camera berbeda, yaitu:

  • 50MP Ultra Lighting HDR Camera dengan aperture F1.4–F4.0 dan OIS

  • 40MP Ultra-Wide Angle Camera dengan F2.2

  • 200MP Ultra Large Sensor Telephoto Camera dengan F2.6, OIS, sensor 1/1.28 inci RYYB, focal length setara 96mm, 4x optical zoom

Perangkat mendukung True-to-Colour Camera 2.0, phase focus, contrast focus, serta AI camera seperti AI Composition (panduan pemotretan), AI De-glare (mengurangi refleksi), dan AI Move (mengubah ukuran dan repositioning elemen foto). Perekaman video di kedua ponsel mendukung hingga 3840 × 2160 piksel, dan foto hingga 8192 × 6144 piksel. Selain itu, kedua perangkat disebut memiliki stabilisasi gambar setara dengan CIPA 7.0, mampu mengimbangi hingga 7 stop guncangan.

Untuk kamera depan, kedua model memakai kamera 13MP wide-angle autofocus dengan aperture F2.0 yang mampu merekam hingga 3840 × 2160 piksel dan foto hingga 4160 × 3120 piksel.

Dalam acara peluncuran Andrea Zimmer, Head of Product Huawei Technology, menyatakan: “Setiap foto menceritakan kisah, Huawei berpikir bahwa kamera terbaik adalah yang selalu ada bersama Anda saat hidup berjalan.” Selain itu Andrea Zimmer juga mengatakan: “Fotografi bukan sesimpel merekam tapi bagaimana menangkap rasanya. Dengan True-to-Colour camera, semua warna dihasilkan sesuai sehingga atmosfernya sama.”

Desain, Ketahanan, dan Perbedaan Material

Kedua ponsel memakai rangka aluminium dan kaca depan-belakang, dengan layar datar yang dilindungi Kunlun Glass pada kedua varian. Huawei mengklaim perbaikan lapisan Kunlun Glass pada Pro Max meliputi 70% pengurangan pantulan cahaya, peningkatan ketahanan gores 16x, peningkatan ketahanan jatuh 25x, dan peningkatan umur lapisan anti-fingerprint sebesar 200% di model tersebut.

Seri ini menawarkan berbagai pilihan warna: Pura 90s Pro Max hadir dalam Graphite Black, Blush Gold, Orange Ocean dan Blaze Purple; Pura 90s Pro tersedia dalam Orange Soda, Coconut White, Guava Soda, dan Mulberry Black.

Baterai, Pengisian Cepat, dan Audio

Kedua model dibekali baterai kapasitas 6.000 mAh (catatan: beberapa laporan pasar EU mencatat angka 5.270 mAh karena regulasi) dengan dukungan pengisian cepat HUAWEI SuperCharge. Pura 90s Pro mendukung 66W wired dan 50W wireless charging, sementara Pura 90s Pro Max mendukung 100W wired dan 80W wireless SuperCharge. Kedua ponsel juga dilengkapi stereo speaker dengan teknologi HUAWEI Histen untuk pengalaman audio.

Jaringan, Konektivitas, dan Fitur Lokasi

Kedua ponsel mendukung 5G NR, 4G LTE FDD/TDD, 3G WCDMA dan 2G GSM, dengan konfigurasi dual SIM. Konektivitas nirkabel mencakup Wi‑Fi 2.4GHz/5GHz dengan dukungan IEEE 802.11a/b/g/n/ac/ax/be, 2×2 MIMO, EHT160, Bluetooth 6.0 (BLE, SBC, AAC, LDAC, L2HC), NearLink E2.0, USB Type‑C, serta NFC dengan modus read/write, card emulation, HUAWEI Wallet dan dukungan pembayaran HCE. Lokasi didukung oleh GPS (L1+L5), A‑GPS, GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS dan NavIC.

Perangkat Lunak, AI, dan Ekosistem Aplikasi

Kedua ponsel menjalankan EMUI 16.0 atau HarmonyOS 6.1 tergantung pasar, dan menyertakan asisten AI Celia untuk beragam fungsi seperti rekomendasi atraksi, saran rute, layanan ride, panggilan berbasis suara, manajemen jadwal, pengingat, dan alat sistem. Huawei menyampaikan kemudahan akses ke ekosistem aplikasi populer—termasuk cara memasang aplikasi Google melalui APK—namun juga menegaskan bahwa ketersediaan AppGallery dan ekosistem di luar China belum selengkap di pasar domestik.

Fitur AI di kamera dan sistem meliputi AI Composition (panduan pemotretan), AI De-glare, AI Move, Advanced Translation Toolkit, serta transfer data antar platform. Catatan dari laporan Eropa menyebut beberapa fitur AI tertentu akan berbeda antarpasar (mis. versi EU hanya mendapatkan AI Composition 3.0 dan Data Transfer).

Harga, Varian, dan Ketersediaan

Huawei membuka pemesanan di Malaysia saat peluncuran, dengan rencana perluasan ke pasar global dalam beberapa bulan. Harga yang dilaporkan untuk beberapa wilayah adalah sebagai berikut:

Huawei Pura 90s Pro

€899 (12 GB/256 GB) setara Rp 18,5 jutaan
€1.049 (12 GB/512 GB) setara Rp 21,6 jutaan

Huawei Pura 90s Pro Max

€1.149 atau setara Rp 23,6 jutaan (12 GB/256 GB)
€1.299 setara Rp 26,7 jutaan (12 GB/512 GB)

Huawei menyatakan perangkat akan tersedia untuk dipesan di Malaysia dan mulai dijual di beberapa pasar global pada 1 Agustus 2026, dengan peluncuran di Indonesia mengikuti setelahnya.