Ponselio — Nubia secara resmi memperkenalkan ponsel pintar terbarunya yang berfokus pada kecerdasan buatan, Nubia NaviX Ultra, di pasar China. Perangkat ini merupakan kelanjutan dari inovasi perusahaan setelah sebelumnya merilis ponsel yang didukung teknologi dari ByteDance.
Menyandang status sebagai ponsel “kantong kacang” generasi kedua, NaviX Ultra hadir untuk menggantikan pendahulunya, M153, yang telah habis terjual pada Desember lalu. Perangkat ini ditawarkan dalam tiga pilihan konfigurasi memori dan penyimpanan.
| Varian RAM & Penyimpanan | Harga Rilis (Yuan) | Estimasi Harga Rupiah |
|---|---|---|
| 12GB + 512GB | 5.999 yuan | sekitar Rp13,3 juta |
| 16GB + 512GB | 6.499 yuan | sekitar Rp14,4 juta |
| 16GB + 1TB | 7.499 yuan | sekitar Rp16,6 juta |
Sebagai ponsel yang mengedepankan kecerdasan buatan, NaviX Ultra mengintegrasikan Doubao Mobile Assistant yang dikembangkan oleh ByteDance. Asisten virtual ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam menyelesaikan berbagai tugas lintas aplikasi hanya melalui satu perintah suara, mengurangi kebutuhan navigasi antar aplikasi secara manual.
Tombol AI Khusus dan Keunggulan Suara
Salah satu fitur unggulan pada sisi fisik adalah tombol AI khusus berwarna jingga yang juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari. Tombol ini didesain agar mudah dijangkau dengan satu tangan. Dukungan pengenalan dialek melalui model suara full-duplex dari Seed memungkinkan pengguna untuk menyela kalimat asisten, menciptakan interaksi yang lebih natural layaknya percakapan antarmanusia.
Nubia mengklaim tombol AI ini memiliki tingkat keaktifan 48 persen lebih tinggi di lingkungan yang bising, seperti stasiun kereta bawah tanah, dibandingkan dengan ponsel pesaing. Kemampuan pengenalan kalimatnya juga diklaim lebih baik dan mendukung lebih dari sepuluh dialek lokal.
Spesifikasi Layar, Kamera, dan Performa Puncak

Dari sisi tampilan, perangkat ini dibekali layar LTPO 2.0 berukuran 6,78 inci dengan rentang refresh rate dinamis dari 1 hingga 144Hz. Layar ini mencakup 100 persen rentang warna DCI-P3, mendukung peredupan DC dan PWM 2160Hz, serta mampu mencapai tingkat kecerahan puncak 4.500 nits.
Untuk performa, Nubia NaviX Ultra ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Di sektor fotografi, ponsel ini dilengkapi kamera utama 200 megapiksel, kamera ultra-wide 50 megapiksel, dan kamera periskop telephoto 64 megapiksel.
Sistem pendingin Galaxy Cooling System dengan ruang uap seluas 7.100 mm² digunakan untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil. Meskipun memiliki ketebalan bodi hanya 7,62 mm, ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 7.100 mAh yang mendukung pengisian daya kabel 90W dan nirkabel 50W.
Fitur AI Pendukung untuk Aktivitas Harian

Kecerdasan buatan pada NaviX Ultra juga merambah ke berbagai fungsi harian. Ponsel ini dapat mengenali produk yang ditampilkan di layar dan langsung mengarahkan pengguna ke halaman belanja, menyaring notifikasi penting, serta mengelola panggilan telepon dengan skrip respons khusus.
Integrasi asisten AI dengan layanan pihak ketiga seperti Cao Cao Mobility dan Lark memungkinkan pengguna memesan kendaraan atau memeriksa jadwal langsung dari jendela obrolan. Selain itu, perangkat ini mampu merekam dan merangkum isi rapat secara otomatis.
Dalam hal keamanan data, Nubia menyatakan bahwa NaviX Ultra telah menyelesaikan pendaftaran agen cerdas model besar dengan regulator China. Perangkat ini juga dilengkapi kontrol izin layar kunci dan telah memperoleh sertifikasi keamanan internasional.
