Ponselio — OPPO dipastikan membawa teknologi layar OLED terbaru Tianma ke seri Find X10 yang diperkirakan meluncur dalam waktu dekat. Panel bernama Tiangong Screen 2.0 tersebut menjadi salah satu komponen yang berpotensi membedakan generasi baru ini dari pendahulunya.
Teknologi tersebut tidak hanya mengejar tingkat kecerahan atau reproduksi warna, tetapi juga dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman ketika layar digunakan dalam kondisi minim cahaya. Tianma memperkenalkan panel generasi kedua itu dalam acara teknologi OLED yang berlangsung di Xiamen.
Tiangong Screen 2.0 Hadir dengan Material OLED Generasi Baru
Pembaruan utama Tiangong Screen 2.0 berada pada material pemancar cahaya primer yang disebut N1 primary-color spectrum material. Tianma melakukan pengembangan pada tiga komponen utama spektrum layar, yakni biru, hijau, dan merah.
Untuk cahaya biru, Tianma menggunakan teknologi NFB fluorescent blue. Material tersebut dirancang meningkatkan efisiensi sekaligus menekan paparan cahaya biru yang dianggap kurang ideal bagi kenyamanan mata.
Menurut Tianma, teknologi ini mampu meningkatkan luminous efficiency hingga 16 persen. Masa pakai material biru tersebut juga diklaim meningkat 33 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Sementara komponen hijau mendapatkan teknologi PSF phosphorescence. Pengembangan tersebut menghasilkan peningkatan luminous efficiency sebesar 11 persen dan memperluas color gamut hijau hingga 6,7 persen.
Pada kanal merah, Tianma menerapkan DRT deep red light. Teknologi ini meningkatkan proporsi cahaya merah yang dihasilkan panel, sehingga turut mengubah komposisi keseluruhan spektrum cahaya.
Tianma mengklaim cahaya biru berbahaya kini hanya menyumbang sekitar 3,7 persen dari keseluruhan spektrum. Sebaliknya, cahaya merah dengan panjang gelombang 650nm hingga 670nm mencapai 5,5 persen.
Warna Lebih Akurat hingga Kecerahan 0,01 Nits
Selain perubahan material, Tiangong Screen 2.0 menawarkan kemampuan reproduksi warna yang menjadi salah satu fokus pengembangannya. Panel tersebut memiliki cakupan 95 persen BT.2020 color gamut secara native.
Akurasi warna juga diklaim cukup tinggi dengan Delta E di bawah 0,6. Angka tersebut menunjukkan Tianma berupaya menghasilkan tampilan yang lebih mendekati warna sebenarnya, sekaligus menjaga reproduksi warna tetap natural.
Keseragaman kecerahan menjadi perhatian lain, terutama ketika panel digunakan pada tingkat brightness rendah. Kondisi seperti ini sering kali membuat ketidakseragaman tampilan lebih mudah terlihat.
Untuk mengatasinya, Tianma menyematkan algoritma AI De-Mura. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan uniformity pada tingkat kecerahan rendah hingga 30 persen.
Menariknya, panel dapat diturunkan hingga tingkat kecerahan 0,01 nits. Pada kondisi tersebut, algoritma dirancang menjaga konsistensi warna sekaligus mengurangi perbedaan kecerahan di berbagai bagian layar.
Tianma juga memperbarui TFT backplane untuk meningkatkan uniformity panel. Produsen layar tersebut menyebut generasi baru ini memiliki masa pakai hingga 30 persen lebih panjang dibandingkan Tiangong Screen generasi sebelumnya.
OPPO Find X10 Series Lanjutkan Fokus pada Layar Minim Cahaya
Penggunaan Tiangong Screen 2.0 menunjukkan bahwa OPPO masih menjadikan kemampuan layar pada kondisi gelap sebagai salah satu perhatian dalam pengembangan lini Find X.
Pada seri Find X9, OPPO sebelumnya telah memperkenalkan panel yang mampu mencapai tingkat kecerahan 1 nit. Kini, Find X10 akan membawa teknologi layar yang dikembangkan lebih jauh oleh Tianma.
Meski teknologi panelnya sudah mulai terungkap, detail layar yang akan digunakan pada perangkat masih belum lengkap. OPPO belum mengumumkan ukuran panel, resolusi, refresh rate, maupun tingkat kecerahan puncaknya.
Seri OPPO Find X10 sendiri diperkirakan meluncur pada September mendatang. Jika jadwal tersebut terealisasi, informasi mengenai spesifikasi layar secara keseluruhan kemungkinan akan terungkap menjelang acara peluncuran resmi.
Dengan Tiangong Screen 2.0, OPPO tampaknya tidak hanya mengejar spesifikasi di atas kertas. Peningkatan efisiensi material, akurasi warna, keseragaman pada brightness rendah, serta kemampuan mencapai 0,01 nits menjadi bagian dari upaya menghadirkan layar yang tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi pencahayaan.
