Ponselio — Dua model terbaru dari POCO, yaitu POCO F9 Pro dan POCO F9 Ultra, telah berhasil mendapatkan sertifikasi dari GSMA. Perolehan sertifikasi ini menjadi indikasi kuat bahwa kedua ponsel tersebut siap untuk diluncurkan secara global, kemungkinan besar pada paruh pertama tahun 2026. Detail dari sertifikasi tersebut telah membocorkan beberapa pilihan perangkat keras dan spesifikasi kunci sebelum pengumuman resminya.
Menurut laporan XimiTime.com, kedua model ini dipastikan akan ditenagai oleh chipset terbaru, Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan nomor model SM8850. Pemilihan chipset ini diduga karena jadwal peluncuran yang diperkirakan lebih awal, sehingga belum bisa menggunakan versi Gen 6 yang belum dirilis.

Untuk sektor layar, baik POCO F9 Pro maupun F9 Ultra akan mengusung panel AMOLED yang diproduksi oleh TCL. Layar ini menawarkan refresh rate 185Hz yang sangat impresif dan dilengkapi dengan sensor sidik jari ultrasonik yang terintegrasi di dalam layar. Dalam hal pengisian daya, kedua ponsel mendukung pengisian daya cepat dengan opsi kabel 100W dan nirkabel 50W.
Terdapat perbedaan spesifikasi yang cukup signifikan antara POCO F9 Pro dan F9 Ultra. POCO F9 Ultra, yang memiliki kode nama ‘Songyuan’ dan dikaitkan dengan Redmi K100 Pro Max untuk pasar Tiongkok, akan dibekali dengan baterai berkapasitas besar 10.000mAh. Sementara itu, POCO F9 Pro, dengan kode nama ‘Athens’ dan terkait dengan Redmi K100, menawarkan kapasitas baterai lebih dari 8.000mAh. Perlu dicatat bahwa kedua varian ini awalnya ditujukan untuk pasar Tiongkok.
Baik POCO F9 Pro maupun F9 Ultra akan mendukung teknologi eSIM, sebuah fitur yang semakin umum pada perangkat kelas atas. Keduanya juga akan dilengkapi dengan unit kamera utama beresolusi 200MP. Penggunaan kamera 200MP ini melanjutkan tren yang telah diterapkan pada perangkat kelas atas dari keluarga Xiaomi.

Sertifikasi GSMA yang diperoleh menunjukkan kesiapan global perangkat ini. Daftar validasi mencakup berbagai pasar penting, termasuk Uni Eropa (EEA), Turki, Indonesia, Rusia, Taiwan, dan Jepang. Hal ini mengindikasikan rencana POCO untuk meluncurkan kedua model ini secara luas di pasar internasional segera setelah peluncuran awal di China.
Ikuti Ponselio

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.