Ponselio — Vivo tampaknya tengah menyiapkan anggota baru dari keluarga V Series untuk pasar Indonesia. Indikasinya muncul setelah Vivo V80 Lite 5G dengan nomor model V2626 tercatat dalam laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian.
Kemunculan perangkat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Vivo V80 Lite 5G sedang dipersiapkan untuk debut di Tanah Air. Menariknya, perangkat ini berpotensi langsung menjadi penerus Vivo V70 Lite 4G yang sebelumnya dipasarkan di Indonesia.
Vivo V80 Lite 5G Kantongi TKDN 35,10 Persen

Berdasarkan informasi pada database P3DN Kemenperin, perangkat dengan nomor model V2626 telah mendapatkan sertifikasi TKDN dengan nilai kandungan lokal sebesar 35,10 persen.
Dokumen tersebut juga mencantumkan dukungan terhadap jaringan 5G. Dengan demikian, secara regulasi perangkat sudah memenuhi salah satu persyaratan penting sebelum smartphone dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Identitas V2626 sebagai Vivo V80 Lite 5G semakin kuat karena nomor model yang sama sebelumnya ditemukan dalam database sertifikasi SIRIM Malaysia. Sementara itu, perangkat serupa juga tercatat dalam sertifikasi EEC dengan nomor model V2630.
Perbedaan nomor model tersebut menunjukkan bahwa Vivo kemungkinan menyiapkan kode perangkat yang berbeda untuk sejumlah wilayah pemasaran. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah perbedaan kode akan diikuti perubahan spesifikasi.
Khusus V2626, terdapat indikasi kuat bahwa perangkat inilah yang akan dipasarkan di Malaysia sekaligus Indonesia.
Diduga Menggunakan Dimensity 7300e
Selain sertifikasi, Vivo V80 Lite 5G juga mulai memperlihatkan kemampuan hardware melalui sejumlah database pengujian.
Perangkat dengan nomor model V2626 tercatat memperoleh skor 937 poin dalam pengujian single-core Geekbench. Sementara itu, pengujian multi-core menghasilkan skor 2.654 poin.
Database tersebut juga mengindikasikan bahwa Vivo V80 Lite 5G akan menjalankan Android 16 sejak awal. Namun, bagian yang paling menarik terletak pada chipset yang digunakan.
Geekbench mencantumkan MediaTek MT6858 sebagai platform yang digunakan perangkat. Kode tersebut mengarah pada keluarga Dimensity 7100. Akan tetapi, detail konfigurasi yang muncul justru memberikan petunjuk berbeda.
Chip tersebut tercatat memiliki kecepatan CPU hingga 2,5 GHz dan GPU Mali-G610 MC2. Konfigurasi tersebut lebih dekat dengan karakteristik Dimensity 7300e, yang merupakan varian dengan peningkatan frekuensi dibandingkan Dimensity 7100.
Karena informasi ini masih berasal dari database pengujian, chipset final Vivo V80 Lite 5G belum dapat dipastikan sepenuhnya. Vivo masih dapat melakukan perubahan hardware sebelum perangkat resmi dipasarkan.
Pengisian 44W dan Jadwal Peluncuran Mulai Terungkap
Informasi lain datang dari sertifikasi keselamatan TUV. Vivo V80 Lite 5G diketahui mendukung pengisian daya cepat melalui kabel dengan daya hingga 44W.
Kapasitas baterai perangkat juga telah diungkap melalui informasi resmi Vivo Malaysia. Perusahaan tersebut dijadwalkan memperkenalkan Vivo V80 Lite 5G pada 3 September mendatang.
Dalam pengumuman tersebut, Vivo Malaysia juga akan mengungkap tampilan fisik serta sejumlah spesifikasi perangkat. Jika nomor model V2626 yang dipasarkan di Malaysia memang sama dengan yang tercatat di Indonesia, informasi tersebut kemungkinan dapat menjadi gambaran awal mengenai perangkat yang nantinya hadir di Tanah Air.
Namun, Vivo Indonesia belum mengumumkan tanggal peluncuran V80 Lite 5G secara resmi. Sertifikasi TKDN sendiri belum dapat dijadikan patokan mengenai waktu penjualan, karena masih terdapat tahapan regulasi lain yang harus dipenuhi.
Indonesia Berpotensi Melewati Vivo V70 Lite
Kehadiran Vivo V80 Lite 5G di database TKDN juga memiliki cerita tersendiri. Pasalnya, Vivo V70 Lite versi 4G maupun 5G yang sudah beredar secara global tidak terlihat dalam database TKDN Indonesia.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa Vivo akan melewati generasi V70 Lite untuk pasar Indonesia dan langsung menghadirkan Vivo V80 Lite 5G sebagai penerusnya.
Strategi seperti ini memungkinkan Vivo menyegarkan lini produknya dengan perangkat yang lebih baru tanpa harus memasukkan seluruh model global ke pasar Indonesia.
Di sisi lain, konsumen tetap perlu memperhatikan kemungkinan adanya perbedaan spesifikasi antarnegara. Hal tersebut terlihat pada Vivo V80 Lite 5G versi Pakistan yang disebut merupakan hasil rebranding dari Vivo S2.
Versi tersebut dilaporkan memiliki desain bodi dan chipset berbeda dibandingkan varian V2626 yang diperkirakan hadir di Malaysia dan Indonesia.
Karena itu, spesifikasi yang berasal dari varian Pakistan tidak bisa langsung dijadikan acuan untuk model Indonesia.
Untuk sementara, Vivo V80 Lite 5G sudah memiliki beberapa petunjuk penting, mulai dari nomor model V2626, dukungan 5G, TKDN 35,10 persen, Android 16, pengisian 44W hingga dugaan penggunaan Dimensity 7300e.
Jika seluruh informasi tersebut benar, Vivo tampaknya sedang menyiapkan smartphone kelas menengah yang cukup menarik untuk pasar Indonesia. Detail mengenai desain, kapasitas baterai, kamera, RAM, penyimpanan, harga, dan tanggal penjualan di Tanah Air kemungkinan baru akan diketahui setelah Vivo memberikan pengumuman resmi.
