Ponselio — Dua ponsel flagship terbaru Xiaomi, yaitu Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max, semakin dekat dengan pasar Indonesia. Kehadiran keduanya terkonfirmasi setelah terdaftar dalam data Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Berdasarkan data sertifikasi yang dirilis, terdapat dua perangkat Xiaomi yang teridentifikasi sebagai smartphone 5G. Masing-masing memiliki nomor model 2609BPN61G dan 2611FPNFAG. Kedua perangkat ini tercatat mengantongi nilai TKDN sebesar 37,84 persen.

PT Xiaomi Technology Indonesia tercatat sebagai perusahaan yang mengajukan pendaftaran kedua perangkat ini. Nomor model 2609BPN61G secara spesifik dikaitkan dengan Xiaomi 18 Pro, sementara 2611FPNFAG merujuk pada Xiaomi 18 Pro Max.
| Nomor Model | Perangkat | Jenis | Nilai TKDN |
|---|---|---|---|
| 2609BPN61G | Xiaomi 18 Pro | Smartphone 5G | 37,84% |
| 2611FPNFAG | Xiaomi 18 Pro Max | Smartphone 5G | 37,84% |
Pencatatan di TKDN ini menjadi indikasi kuat bahwa kedua smartphone tersebut tengah dipersiapkan untuk pasar Indonesia, menyusul peluncuran perdananya di China. Nomor model yang terdaftar di Indonesia juga identik dengan versi global yang telah beredar sebelumnya.
Nomor Model Sesuai Versi Global
Kesesuaian nomor model antara data TKDN Indonesia dan versi global semakin memperjelas identitas perangkat. Xiaomi 18 Pro versi global diketahui menggunakan nomor model 2609BPN61G, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max versi global memiliki nomor model 2611FPNFAG. Kesamaan ini menegaskan bahwa perangkat yang terdaftar di Indonesia adalah bagian dari Xiaomi 18 Pro Series.
Performa dan Kamera Unggulan
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max telah resmi diperkenalkan di China pada 23 September 2026. Kedua ponsel ini hadir sebagai flagship terbaru dengan berbagai peningkatan signifikan. Xiaomi 18 Pro mengusung layar OLED 6,4 inci, sementara versi Max memiliki layar lebih besar 6,9 inci. Keduanya juga dilengkapi layar sekunder di bagian belakang yang multifungsi.
Dari sisi performa, Xiaomi 18 Pro ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6. Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, yang menawarkan kemampuan lebih tinggi. Kedua chipset ini dibangun di atas arsitektur CPU Oryon generasi keempat dari Qualcomm, didukung RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB.
Sektor kamera menjadi salah satu keunggulan utama dengan sistem kamera Leica. Konfigurasi tiga kamera pada kedua model mencakup sensor utama 200MP Light Hunter 960, kamera telephoto periskop 200MP dengan zoom optik 3,2x, dan kamera ultrawide 50MP. Sistem pencitraan Legendary Moment turut hadir, menggabungkan pemrosesan gambar di perangkat dan berbasis cloud.
Perbedaan Kapasitas Baterai Versi Global
Terdapat perbedaan kapasitas baterai antara model yang dirilis di China dan versi global. Di China, Xiaomi 18 Pro dibekali baterai silikon-karbon 7.000mAh, sementara 18 Pro Max memiliki kapasitas 8.500mAh. Namun, berdasarkan penelusuran kode HyperOS, versi global kedua perangkat memiliki kapasitas lebih kecil. Xiaomi 18 Pro global dilaporkan menggunakan baterai 6.000mAh, dan 18 Pro Max global memakai baterai 7.050mAh.
Jadwal Peluncuran dan Harga di Indonesia
Meskipun kemunculannya di data TKDN menjadi sinyal positif, Xiaomi belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran maupun harga Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max di Indonesia. Rumor sebelumnya sempat menyebutkan kehadiran kedua ponsel ini pada Januari atau Februari 2027, namun informasi tersebut belum dapat dipastikan.
Konsumen Indonesia masih perlu menantikan pengumuman resmi dari Xiaomi mengenai tanggal pasti peluncuran, harga, serta spesifikasi final yang akan ditawarkan di pasar Tanah Air. Namun, terdaftarnya nomor model di TKDN setidaknya memberikan perkembangan terbaru mengenai rencana kehadiran Xiaomi 18 Pro Series di Indonesia.
