Ponselio — Xiaomi mulai membuka tahap pengujian HyperOS 4 untuk pengguna global. Program HyperOS 4 Global Beta kini tersedia untuk tiga ponsel pada gelombang pertama, menandai dimulainya proses pengujian sistem operasi terbaru Xiaomi di luar pasar China.
Tiga perangkat yang mendapatkan kesempatan pertama adalah Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone powered by Xiaomi, dan Xiaomi 17. Program tersebut tidak langsung tersedia untuk seluruh perangkat Xiaomi di pasar global karena perusahaan menerapkan sistem rekrutmen secara bertahap berdasarkan model dan wilayah.
Tiga Ponsel Xiaomi Jadi yang Pertama

Xiaomi menetapkan tiga perangkat sebagai bagian dari gelombang awal HyperOS 4 Global Beta. Ketiganya meliputi Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone powered by Xiaomi, dan Xiaomi 17.
Akses beta ini secara khusus ditujukan untuk perangkat dengan versi Global dan EEA yang memenuhi persyaratan program. Artinya, pengguna dengan model yang sama tetapi menggunakan versi ROM yang berbeda belum tentu dapat mengikuti pengujian tersebut.
Untuk mendaftar, pengguna dapat membuka aplikasi Xiaomi Community, kemudian masuk ke menu ME. Setelah itu, pilih Beta testing dan Recruiting test. Pengguna perlu mengisi kuesioner yang disediakan sebelum dapat mengetahui hasil pendaftarannya melalui halaman yang sama.
Xiaomi belum memberikan jadwal rilis yang bersifat tetap untuk setiap build HyperOS 4 Beta. Paket pembaruan akan dikirim sesuai kebutuhan selama proses pengembangan dan pengujian berlangsung.
Empat Ponsel Lain Menyusul 17 September
Xiaomi tidak berhenti pada tiga perangkat tersebut. Perusahaan sudah menyiapkan gelombang berikutnya yang akan mulai dibuka pada 17 September 2026.
Empat model yang masuk dalam kelompok kedua adalah Xiaomi 17T Pro, Xiaomi 17T, Xiaomi 15 Ultra, dan Xiaomi 15.
Dengan pola ini, distribusi HyperOS 4 Global Beta berlangsung secara bertahap. Pengguna tidak bisa menganggap seluruh lini perangkat Xiaomi akan memperoleh akses beta pada waktu yang sama.
Jadwal tersebut juga memperlihatkan bahwa Xiaomi masih melakukan seleksi perangkat sebelum memperluas pengujian. Ketersediaan program tetap bergantung pada model, versi ROM, serta persetujuan pengguna yang mendaftar.
HyperOS 4 Beta Tidak Disarankan untuk Ponsel Utama
Xiaomi mengingatkan bahwa HyperOS 4 Beta merupakan perangkat lunak tahap awal sehingga tingkat kestabilannya belum setara dengan versi resmi. Beberapa aplikasi pihak ketiga berpotensi mengalami masalah kompatibilitas setelah perangkat diperbarui.
Aplikasi tertentu bahkan dapat mengalami crash atau kehilangan fungsi karena belum sepenuhnya disesuaikan dengan sistem baru. Oleh karena itu, pengguna disarankan melakukan pencadangan data penting sebelum memasang HyperOS 4 Beta.
Xiaomi juga menyarankan penggunaan ponsel sekunder bagi pengguna yang sangat bergantung pada perangkat utama untuk pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah proses kembali ke HyperOS 3. Xiaomi menyebut downgrade tidak dapat dilakukan melalui pembaruan OTA biasa. Pengguna yang ingin kembali ke sistem sebelumnya perlu melakukan flashing perangkat.
Proses tersebut berpotensi menghapus data. Xiaomi merekomendasikan pengguna meminta bantuan pusat layanan purnajual resmi apabila tidak memiliki pengalaman melakukan flashing firmware.
HyperOS 4 Hadir dengan Sejumlah Perubahan
Di luar program beta, materi HyperOS 4 versi China memperlihatkan sejumlah pembaruan pada tampilan dan sistem. Xiaomi memperkenalkan konsep antarmuka “Soft Light Glass” yang menggunakan elemen transparan dan berlapis.

Perubahan juga terlihat pada layar kunci dan sistem notifikasi. Xiaomi menyiapkan kemampuan pengelompokan notifikasi, widget bertumpuk di layar utama, serta opsi penempatan folder yang lebih fleksibel.
Fusion Device Center juga mendapatkan desain baru untuk mengelola berbagai perangkat dalam ekosistem Xiaomi, termasuk ponsel, tablet, smartwatch, komputer, dan perangkat smart home.
Beberapa aplikasi sistem turut memperoleh fitur berbasis AI. Recorder, misalnya, disiapkan dengan kemampuan membuat rangkuman dan penanda, sedangkan AI Voice Notes dapat membantu mengambil hasil serta tugas dari catatan suara.
Namun, fitur-fitur yang diperlihatkan melalui materi HyperOS 4 China belum otomatis tersedia pada versi Global. Sebagian kemampuan tersebut berkaitan erat dengan ekosistem XiaoAi sehingga ketersediaannya di luar China masih belum dipastikan.
Xiaomi Klaim Ada Peningkatan Performa
Selain membawa perubahan visual, Xiaomi mengklaim HyperOS 4 menawarkan sejumlah peningkatan dibandingkan HyperOS 3 berdasarkan pengujian internal perusahaan.
Dalam pengujian laboratorium Xiaomi, jumlah perintah yang diperlukan untuk sejumlah beban kerja berkurang 14,4%. Perusahaan juga mengklaim RAM yang tersedia setelah perangkat digunakan selama delapan jam meningkat 27,2%.
Pengujian lain menunjukkan waktu pembukaan 30 aplikasi secara berurutan setelah sembilan jam penggunaan menjadi 17,5% lebih singkat. Sementara frame drop dalam penggunaan panjang diklaim berkurang 28,9%.
Xiaomi juga mencatat tambahan waktu penggunaan sekitar 15,6 menit dalam pengujian baterai DOU. Namun, angka tersebut merupakan hasil pengujian internal dan belum tentu menggambarkan performa yang akan diperoleh setiap pengguna.
Untuk saat ini, Xiaomi baru memulai pengujian HyperOS 4 Global Beta melalui tiga ponsel. Gelombang berikutnya akan dibuka pada 17 September untuk empat perangkat tambahan, sementara distribusi build beta akan dilakukan secara bertahap sesuai proses pengembangan Xiaomi.
